Pilpres 2019
Budiman Sudjatmiko: Deklarasikan Diri secara Sepihak sebagai Presiden adalah Kudeta
Politisi Partai Demokrat Budiman Sudjatmiko menyoroti soal deklarasi presiden.
Penulis: Laila N
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Politisi Partai Demokrat Budiman Sudjatmiko menyoroti soal deklarasi presiden.
Dilansir oleh TribunWow.com, hal tersebut disampaikan oleh Budiman melalui akun Twitternya, Jumat (19/4/2019).
Menurut Budiman Sudjatmiko, pendeklarasian diri sebagai presiden adalah bentuk kudeta.
"Mendeklarasikan diri secara sepihak sbg presiden di sebuah negara (dan mengerahkan massa yg menganggapnya sbg presiden mereka) adalah kudeta...," tulis Budiman.
• UPDATE Hasil Real Count KPU 35 Wilayah Pilpres 2019 Jokowi-Maruf Vs Prabowo-Sandi, Data 2,5 Persen

Deklarasi Kemenangan Prabowo
Diketahui, sebelumnya calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mendeklarasikan diri sebagai pemenang Pilpres 2019.
Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam konferensi pers yang tayang live di KompasTV, Rabu (17/4/2019) malam.
Prabowo menyebutkan, bahwa pihaknya sudah memperoleh hasil real count yang terhitung sekitar 40 persen, atau lebih dari 320 ribu TPS.
Berdasarkan hasil real count tersebut, Prabowo menyatakan bahwa dirinya sudah menang, dan hasil tersebut tidak akan berubah banyak hingga penghitungan selesai.
"Ini adalah hasil real count dalam posisi lebih dari 320 ribu TPS. Berarti sekitar 40 persen dan saya sudah diyakinkan oleh ahli-ahli statistik bahwa ini tidak akan berubah banyak. Bisa naik 1 persen, bisa juga turun 1 persen," kata Prabowo.
• Psikolog Ungkap Beda Ekspresi Jokowi Vs Prabowo saat Deklarasi Kemenangan, Siapa Lebih Percaya Diri?
"Detik ini, hari ini, kita berada 62 persen," tegas dia yang mendapat sambutan meriah dari pendukung.
Meski demikian, Prabowo meminta seluruh pihak untuk tetap menjaga kotak suara agar tak terjadi kecurangan-kecurangan dalam Pilpres ini.
"Saya tetap minta semua relawan Prabowo-Sandi, semua anggota partai koalisi Indonesia Adil Makmur, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, Partai Berkarya, Partai Gerindra, seluruh kader, dan yang utama, emak-emak seluruh Indonesia, tolong jaga kotak suara," ujar Prabowo.
"Kalau tadi pagi kita jaga TPS, sekarang kita jaga kotak suara. Kalau di kecamatan-kecamatan, ditambah jaga C1."
Prabowo juga meminta agar seluruh pendukung Prabowo-Sandi untuk benar-benar menjaga ketertiban, kedamaian, dan jangan terpancing provokasi.
• Andi Arief: Saya Harap Pak Amien Rais Tak Usah Sok Jago Tantang-tantang SBY, Prabowo Hati-hati
"Koalisi Indonesia Adil Makmur, Prabowo-Sandi dan semua relawannya tidak ingin Indonesia terpecah belah," papar dia.
"Kita justru ingin mempersatukan. Saya tegas di sini, mengimbau jangan terpancing. Tidak usah kita menggunakan cara-cara hukum, karena kita sudah menang!," tegas Prabowo kemudian.
Lihat video selengkapnya:
(TribunWow.com/Lailatun Niqmah/Ananda Putri Octaviani)
WOW TODAY: