Badminton
Tak Hanya Dominasi Wakil Jepang, Berikut 5 Fakta Menarik Final Singapore Open 2019
Gelaran Singapore Open 2019 resmi berakhir pada Minggu (14/4), dengan kemenangan dominan 3 wakil Jepang dan 2 titel lainnya oleh Taiwan dan Thailand
Editor: Mohamad Yoenus
Pencapaian ini diulang Tai saat berkompetisi pada Singapore Open 2019.
Tai meraih gelar juara setelah mengalahkan Nozomi Okuhara dengan skor 21-19, 21-15.
Menariknya, titel-titel kampiun beruntun itu didapat berkat kemenangan atas wakil-wakil Jepang.
3. Pemain unggulan ketiga lebih banyak raih gelar juara
Dibanding para wakil unggulan teratas, pemain-pemain unggulan ketiga justru mampu meraih hasil lebih baik pada Singapore Open 2019.
Tercatat, tiga juara Singapore Open tahun ini berstatus pemain unggulan ketiga.
Ketiga wakil yang dimaksud adalah pasangan ganda putra Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dan ganda putri Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara dari Jepang, serta duet ganda campuran Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai.
Kamura/Sonoda jadi kampiun seusai mengalahkan juara bertahan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Indonesia), sedangkan Matsumoto/Nagahara meraih titel sesudah menghentikan kejutan dari Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong dari Korea Selatan.
Adapun Puavaranukroh/Taerattanachai masih terlalu tangguh bagi Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dari Malaysia.
4. Jepang dominan dengan raihan tiga gelar juara
Seperti yang sudah dijabarkan di atas, tim bulu tangkis Jepang tampil dominan pada Singapore Open 2019.
Tercatat, tiga dari lima gelar juara yang diperebutkan di Negeri Singa menjadi milik Jepang.
Ketiga titel itu didapat melalui kemenangan laga final dari Kento Momota (tunggal putra), Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (ganda putra), dan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara (ganda putri).
5. Dua wakil indonesia sajikan rubber game
Kendati gagal meraih gelar juara, dua wakil Indonesia yakni Anthony Sinisuka Ginting (tunggal dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tetap menampilkan perjuangan yang maksimal saat menjalani laga final Singapore Open 2019.