Kabar Tokoh
Umumkan Kabar Terbaru Ani Yudhoyono, Annisa Pohan: Saya dan AHY Harus ke Singapore Dipanggil Dokter
Kondisi terbaru Ani Yudhoyono diungkap kembali oleh sang menantu, Annisa Pohan. Dalam unggahannya, ia dan suaminya harus terbang segera ke Singapura.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Kondisi terbaru Ani Yudhoyono diungkap kembali oleh sang menantu, Annisa Pohan.
Melalui unggahan Instagramnya, @annisayudhoyono, Sabtu (13/4/2019), foto yang diunggahnya melihatkan mantan presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), duduk bersama Annisa dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ketiganya tampak menggunakan masker dan berdoa.
Sedangkan terlihat sosok Ani Yudhoyono terbaring di tempat tidur dengan selang oksigen di hidungnya.
Dituliskannya, Annisa dan suaminya, Agus Harimurti Yudhoyono, dipanggil dokter untuk segera datang ke rumah sakit, tempat Ani Yudhoyono dirawat inap, National University Hospital, Singapura.
Ditulisnya, panggilan tersebut untuk memberitahukan hasil tes terbaru dan lanjutan pengobatan Ani Yudhoyono.
Annisa Pohan juga memberikan kabar baik bahwa pengobatan yang dilakukan mantan Ibu Negara ini berjalan dengan baik.

• Beberkan Kondisi SBY Dampingi Ani, Dahlan Iskan: Tak Terbayangkan Mantan Presiden Tidur Seperti Itu
Berikut postingan yang diunggah Annisa Pohan.
"Kemarin, Jumat, 12 April di pagi hari, dengan pesawat pertama, mas Agus dan saya harus segera ke Singapura karena dipanggil oleh dokter yang merawat Ibu @aniyudhoyono untuk memberitahukan hasil tes terbaru dan rencana lanjutan pengobatan.
Harus cepat diberitahukan agar proses pengobatan dapat segera dilanjutkan.
Alhamdulillah Ibu ada kemajuan, walau pengobatan ini adalah treatment Marathon yang panjang sehingga ketahanan tubuh dan semangat harus terus dijaga.
InsyaAllah Memo menuju kesembuhan.
Setelah bertemu dokter kami baru dapat langsung terbang ke Surabaya, dan baru malam sampai di Surabaya, sehingga ada acara yang tidak jadi bisa dihadiri.
Itulah rencana Allah, manusia boleh punya rencana, Allah yang menentukan.
Apalagi di saat semua ini berjalan bersamaan, prioritas harus ditentukan.