Terkini Daerah
Dua Pelaku Pembunuhan Kasus Mayat Tanpa Kepala Dalam Koper Ditangkap
Pihak kepolisian akhirnya berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan terhadap guru honorer yang mayatnya ditemukan tanpa kepala terbungkus koper.
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Claudia Noventa
Dikutip dari TribunJatim.com, dari hasil forensik, didapatkan bukti bahwa korban sempat melawan saat disodori senjata tajam oleh pelaku.
"Sebelum dia meninggal ternyata almarhum ini melakukan perlawanan dari pelaku," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung, Senin (8/4/2019).
Hal tersebut diperkuat dengan penemuan sejumlah luka di bagian lengan tangan kanan korban.
"Itu diketahui ada luka tangkisan di tangan korban," lanjut Frans.
• Begini Kondisi Mayat Guru Budi di Dalam Koper Pertama Kali Dilihat, Tanpa Kepala dan Kaki Menyembul

Dijelaskan oleh Frans Barung, saat kejadian, diduga senjata tajam digunakan pelaku untuk menyabet korban.
Saat itulah korban berusaha melakukan perlawanan dengan menangkis senjata tajam itu dengan tangan kanannya.
Dugaan lain yang dilontarkan kepolisian, saat senjata tajam ditangkis oleh korban, senjata tajam tersebut tidak hanya mengenai bagian tangan korban, namun juga turut melukai lehernya.
"Sabetan senjata itu ternyata tetap bisa mengenai leher korban," kata Frans.
Dijelaskan oleh Frans Barung, meninggalnya korban dipastikan karena mendapat luka tebasan di leher.
"Penyebab meninggalnya ada karena tebasan di bagian leher kemudian korban dimutilasi," tandas Frans.
• Update Kasus Mayat dalam Koper di Blitar, Hasil Forensik dan Dugaan Kronologi Pembunuhan Terungkap
Mendalami kasus pembunuhan tersebut, Frans Barung menegaskan bahwa upaya pembunuhan terhadap korban dilakukan berencana.
"Ini masih mengarah pada upaya pembunuhan terencana," kata Frans.
"Hasil forensik yang kami peroleh semacam itu," lanjutnya.
Tiga temuan bukti yang didapatkan kepolisian, juga menguatkan fakta tersebut.
• Update Kasus Mayat Tanpa Kepala di Dalam Koper: Polisi Dalami soal Orientasi Seksual Korban
Yang pertama terkait koper yang digunakan pelaku untuk menyimpan mayat korban.