Terkini Daerah
Bukan Asmara, Ternyata Ini Awal Masalah yang Buat Pelaku Keroyok Audrey, Lihat Video Pengakuannya
Video pengakuan siswi SMA yang keroyok Audrey, pelajar SMP di Pontianak Jumat (29/3/2019) lalu. Terungkap alasannya bukan asmara.
Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Lailatun Niqmah
"Saya juga pas di tempat kejadian saya datangnya telat," katanya.
Dikatakan oleh pelaku, dirinya sudah sejak lama menyimpan rasa sakit hati terhadap korban Audrey.
"Emang ini masalahnya udah lama tetapi saya memang sakit hatinya masih terasa, sampai almarhum (Ayah) masih ada pun juga bapak saya juga pernah bilang 'sudah diamkan saja'," cerita pelaku.
"Tapi sebagai anak ya pasti ya di mana pun namanya orang tua pasti tetap menjaga, tapi sebagai anak (saya) juga sakit hati terhadap omongan Audrey ini," tambahnya.
• 6 Fakta Siswi SMA Terduga Pelaku Pengeroyokan Audrey, Boomerang di Kantor Polisi sampai Akun Diretas

Lebih lanjut, pelaku yang masih di bawah umur tersebut mengungkapkan bahwa awal rasa sakit hatinya terjadi karena ucapan dari korban.
"Yang saya ingat dia ikut mencampuri urusan utang piutang kami, mamak saya dibilang memang suka pinjam uang," terangnya.
Terkait aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa orang, diakui oleh pelaku, Audrey ternyata juga diduga mempunyai masalah dengan teman pelaku yang lain.
"Karena emang Audrey emang punya masalah pada teman saya, iya cuma saya yang kenal Audrey, tetapi dia kenal teman saya bernama C," ungkap pelaku.
Dalam keterangannya, ia juga menjelaskan bahwa dalam pertemannya dengan pelaku lain tidak ada kelompok atau geng.
"Enggak sama sekali saya punya geng, dan kita memang sudah kenal sejak SMP," tegasnya.
Melalui keterangannya, dirinya sempat membeberkan awal perkenalannya dengan korban Audrey.
"Awalnya saya mempunyai teman dan teman saya itu kenal kakak sepupu Audrey, dan sampai saya dikenalkannya ke Audrey," pungkas pelaku.
• Atta Halilintar Batalkan Semua Acara, Terbang ke Pontianak Temui Audrey Korban Kekerasan
Lihat video pengakuannya di sini:
Kronologi Pengeroyokan
Dijelaskan Kasat Reskrim Kompol Husni dikutip dari TribunPontianak, aksi pelaku dimulai dari menjemput korban, Jumat (29/3/2019).
Saat itu diketahui korban Audrey menggunakan roda dua dan diikuti oleh dua sepeda motor.