Pemilu 2019
Satu Studio Mata Najwa Tepuk Tangan saat Jansen Sitindaon Tanggapi Ancaman 'People Power' Amien Rais
Jansen Sitinadon menanggapi pernyataan ancaman Amien Rais yang akan menggerakan masa (people power) bila terjadi kecurangan dalam Pemilu 2019.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Lailatun Niqmah
Ia kembali menegaskan bahwa pemilu 2019 ini bukan menjadi milik buku 01 mau pun 02, melainkan pemilu bersama.
Jansen berharap siapa pun presiden yang terpilih nanti, akan tetap menjadi presiden bersama.
Simak dari menit 6.20:
• Tanggapi Ancaman People Power Amien Rais, Maruf Amin: Yang Bikin Curang Siapa?
Sebelumnya, diberitakan dari Tribunnews, Amien Rais sempat mengancam untuk menggerakan massa (people power) jika terjadi kecurangan dalam pemilu.
Ancaman itu disampaikan Amien Rais saat mengikuti Apel Siaga 313 di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (31/3/2019).
• Beri Saran Untuk Pilpres 2019, Jokowi: Jangan Ada yang Liburan, Nyoblos Dulu
Acara tersebut digelar untuk mencegah terjadinya kecurangan Pemilu 2019.
"Kalau sampai tim kami bisa membuktikan ada kecurangan yang sistematis, terukur dan masif, kami akan bertindak tidak perlu lagu kami datang ke MK. Kami menggerakkan rakyat (people power)," kata Amien Rais.
• Tanggapi Pernyataan Amien Rais, Jokowi: Jangan Menekan dengan Cara Menakut-nakuti Rakyat, Pemerintah
Cak Nun Beri Tanggapan
Pendakwah Emha Ainun Najib atau Cak Nun juga turut memberikan tanggapan soal ancaman 'people power' Amien Rais.
Dikutip dari TribunJateng, Cak Nun mengaku tidak percaya dengan 'people power'.
"Saya tidak percaya ada people power," ujar Cak Nun saat menghadiri acara ulang tahun Panser Biru ke 18 di Wonderia Semarang, Rabu (3/4/2019).
"Yang ada hanya mobilisasi massa saja," sambungnya.
Cak Nun kemudian menceritakan ketika pemerintahan Soeharto lengser, dirinya bergerilya dari desa ke desa lain.
"Saya ingin mengembalikan jati diri bangsa yang hilang dari desa."
"Seperti budaya, seni, dan sosialnya."
"Sebab dari Indonesia merdeka kami tidak pernah berpijak pada budaya sendiri."
"Hanya copy paste dari budaya Barat," bebernya.
Sejatinya kerakusan atau haus kekuasaan tidak akan pernah bisa dilakukan oleh manusia.
Cak Nun mencontohkan makanan yang berjajar ada dihadapannya, yang tidak mungkin bisa dimakan semuanya.
• Bantah Isu Dirinya akan Digantikan Ahok jika Terpilih di Pilpres, Maruf Amin: Ente Ada-ada Saja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/jansen-sitinadon-dkjhffg.jpg)