Pilpres 2019
Gamal Albinsaid Beri Sindiran pada Jokowi Terkait 'Dilan', Pembawa Acara Sampai Terbahak
Jubir BPN Prabowo-Sandi, Gamal Albinsaid memberikan sindiran pada Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) terkait 'Dilan'.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Gamal Albinsaid memberikan sindiran pada Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) terkait 'Dilan'.
Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Gamal di program Apa Kabar Indonesia Malam tvOne, Minggu (31/3/2019).
Sebelumnya, dalam debat ke empat Pilpres 2019, Jokowi sempat menyebutkan istilah Dilan saat menyampaikan visi dan misinya.
• Tanggapi Keakraban Jokowi-Prabowo di Debat, Maruf Amin: Kita Sesama Bangsa, Tidak Boleh Bermusuhan
Menanggapi istilah yang disampaikan Jokowi, Gamal menyebut bahwa istilah tersebut merupakan pertanda bahwa Jokowi tak akan memenangkan Pilpres 2019.
Hal ini disampaikan Gamal dengan berdasarkan pada gombalan Dilan pada Milea di film Dilan 1991.
"Soal Dilan ini agak unik ya," kata Gamal.
"Jadi Dilan itu pernah mengatakan (dalam film Dilan 1991 - red), 'saya tidak akan bisa menjadi seorang presiden karena seorang presiden itu harus mencintai rakyatnya. Karena saya hanya bisa mencintai Milea'."
"Jadi ini pertanda ini," ujar dia.
Tampak Gamal terkekeh saat mengatakan hal tersebut.
Bahkan pembawa acara tvOne juga ikut terbahak-bahak saat mendengar pernyataan Gamal itu.
Simak videonya mulai menit ke 22:
• Permintaan Korban Banjir Bandang Sentani pada Jokowi: Tolong Kami, Bapak Presiden, Kami Korban
Diberitakan TribunWow.com, Jokowi menyebutkan istilah Dilan yang biasa dikenal sebagai judul film sekaligus nama pemeran utama di film tersebut saat sedang menyinggung soal pemerintahan.
Pemerintahan merupakan satu di antara tema yang diangkat dalam debat Pilpres 2019, Sabtu (30/3/2019).
Dilan disebutkan Jokowi untuk menyingkat istilah pelayanan publik dalam pemerintahannya.
"Di dibidang pemerintahan, ke depan diperlukan Pemerintahan Dilan, Digital Melayani," ujar Jokowi yang disambut histeris pendukungnya.