Pilpres 2019
Respons Kubu Jokowi soal Kritik Prabowo Mengenai Pembangunan di Indonesia Timur
Pernyataan Prabowo Subianto terkait pembangunan dan kesejahteraan di wilayah Indonesia timur menuai kritik dari kubu Jokowi.
Editor: Astini Mega Sari
Ia tak sependapat dengan kritik yang disampaikan Prabowo.
• Jokowi Bantah Isu Bakal Legalkan Zina jika Terpilih: Logikanya Enggak Masuk Akal
"Saya kira Pak Prabowo kurang data kalau mengatakan demikian. Karena kalau kita lihat, Papua, misalnya, kita lihat sesuatu yang pada masa-masa pemerintahan sebelumnya tidak ada kan sekarang ada. Yang landmark jelas adalah Jalan Trans-Papua itu," ujar Arsul saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/3/2019).
Menurut Arsul, upaya pemerintahan Presiden Joko Widodo menggencarkan pembangunan infrastruktur di Papua telah membuat perbedaan yang dirasakan masyarakat.
Ia membandingkan harga semen di Papua yang turun setelah dibangunnya Jalan Trans-Papua.
"Ketika harga semen dulu mencapai Rp 800.000 sampai Rp 900.000 satu zak, sekarang turun jadi Rp 300.000 sampai Rp 400.000. Itu kan sudah berarti banyak," kata Arsul.
• Pesan Balasan Menteri Susi pada Jokowi soal Keberhasilan Pemerintah Jaga Laut Indonesia
Kemudian Arsul mencontohkan harga bahan bakar minyak (BBM) sebelum Presiden Jokowi menginstruksikan satu harga seperti di Pulau Jawa.
Arsul mengatakan, sebelum ada instruksi presiden, harga BBM bisa mencapai Rp 60.000 hingga Rp 80.000 per liter.
Kendati demikian, Arsul mengakui pembangunan infrastruktur belum berpengaruh banyak pada kesejahteraan masyarakat.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kritik Prabowo soal Indonesia Timur dan Respons Kubu Jokowi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/prabowo-subianto-bertemu-dengan-dewan-pimpinan-pusat-pp-persatuan-islam-persis.jpg)