Pilpres 2019

Soal Kartu Pra Kerja Dianggap Gerus APBN, Johnny: Kalau Omong Angka Terlalu Dini, Baru Gagasan Besar

Wakil Ketua TKN, Johnny G Plate berikan komentar soal Kartu Pra Kerja yang menggerus dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Soal Kartu Pra Kerja Dianggap Gerus APBN, Johnny: Kalau Omong Angka Terlalu Dini, Baru Gagasan Besar
Capture/YouTube/Talkshow tvOne/Indonesia Business Forum
Tanggapan Johnny G Plate terkait Kartu Pra Kerja yang dianggap menggerus dana APBN, Rabu (20/3/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Tim Kemanangan Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Johnny G Plate memberikan komentar terkait Kartu Pra Kerja dari program paslon 02, Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang dianggap menggerus dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Hal itu diungkapkan Johnny saat narasumber dalam acara Indonesia Business Forum bertajuk 'Debat Ma'ruf-Sandi: Kartu siapa lebih Sakti?' seperti yang tayang di channel YouTube Talkshow tvOne, Rabu (20/3/2019).

Mulanya, pembawa acara meminta tanggapan dari TKN terkait anggapan sejumlah pihak yang menyebut bahwa Kartu Pra Kerja dapat menghabiskan anggaran negara yang sangat besar.

"Ada Kartu Pra Kerja yang dianggap akan menggerus APBN, kalau tidak salah satu bulan Rp 1 juta, begitu ya?" tanya pembawa acara.

"Nah, kalau terkait dengan itu bisa saja langsung," jawab Johnny.

"Ini kan konsep, detailnya nanti masih harus dibicarakan," sambungnya.

Fadli Zon Sebut 3 Kartu Sakti Jokowi-Maruf Sudah Kuno, Johnny G Plate: Dia Lebih Kuno Lagi

Johnny menjelaskan bahwa Kartu Pra Kerja yang termasuk dalam 3 kartu sakti andalan Jokowi-Maruf ini, masih dalam tahap gagasan besar untuk perlindungan sosial kepada rakyat.

Ia juga mengatakan masih terlalu dini jika ada yang membicarakan terkait besaran angka dari program Kartu Pra Kerja tersebut.

"Pertama, tiga kartu ini atau konsep perlindungan sosial tambahan ini, harus ada di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), program lima tahun dari tahun 2020-2024 yang diterjemahkan ke dalam program tahunan yaitu APBN yang dibicarakan antara pemerintah dan DPR ," papar Johnny.

"Jadi saat ini kalau mulai banyak omong angka, besarannya, itu sudah terlalu dini."

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved