Terkini Nasional
Daftar 72 Perwira Tinggi TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang Dimutasi
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan mutasi jabatan 72 Perwira Tinggi (Pati) TNI.
Editor: Lailatun Niqmah
Laksma TNI Sutarmono, M.Si.(Han) dari Kadiskomlekal menjadi Pati Sahli Kasal Bid. Wilnas.
Laksma TNI Atok Dushanto, M.Soc.Sc. dari Pa Sahli Tk. II Was Afrika dan Timteng Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Kadiskomlekal,
Laksma TNI R. Teguh Isgunanto, M.A. dari Athan RI di Canberra, Australia menjadi Pa Sahli Tk. II Was Afrika dan Timteng Sahli Bid. Hubint Panglima TNI,
Laksma TNI Ir. Agus Rustandi, M.EngSc., MMDS dari Kapuslitbang Strahan Balitbang Kemhan menjadi Athan RI di Canberra, Australia,
Brigjen TNI (Mar) Donar Philip Rompas dari Dankorsis Sesko TNI menjadi Kadispotmar Mabesal,
Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno, S.H., M.Tr.(Han) dari Kadispotmar Mabesal menjadi Dankorsis Sesko TNI,
Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh, S.E., M.M. dari Wadan Kodiklatal menjadi Staf Khusus Kasal,
Laksma TNI B. Ken Tri Basuki, M.Si.(Han)., CHRMP. dari Waaspers Kasal menjadi Wadan Kodiklatal,
Laksma TNI Budhiyanto, M.A.P. dari Danpusdikbangspers Kodiklat TNI menjadi Waaspers Kasal,
Laksma TNI Isbandi Adrianto, S.E., M.M. dari Staf Khusus Kasal menjadi Danpusdikbangspers Kodiklat TNI,
Laksma TNI Adin Nurawaludin dari Karoum Settama BIN menjadi Direktur Kontra Separatisme dan Konflik Deputi Bid. Kontra Intelijen BIN
Laksda TNI Mulyadi, S.Pi., M.A.P. dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).
18 Pati TNI Angkatan Udara
Marsma TNI A. Joko Takarianto dari Athan RI di Washington DC/USA menjadi Staf Khusus Kasau
Marsma TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.I.P., M.A. dari Kas Koopsau II menjadi Athan RI di Washington DC/USA
Marsma TNI Andi Kustoro dari Kadispamsanau menjadi Kas Koopsau II
Kolonel Pnb Donald Kasenda, S.T., S.I.P., M.M. dari Paban II/Hublu Sintel TNI menjadi Kadispamsanau
Marsda TNI Dwi Fajariyanto dari Aspam Kasau menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Hubint Panglima TNI
Marsda TNI Tamsil Gustari Malik, S.E. dari Pangkoopsau III menjadi Aspam Kasau
Marsma TNI Andyawan Martono P.,S.I.P., dari Kas Koopsau I menjadi Pangkoopsau III
Marsma TNI Andi Heru Wahyudi dari Pangkosek Hanudnas II Mks menjadi Kas Koopsau I
Kolonel Pnb Yulianta, S.I.P.,M.Tr.(Han) dari Sesdisbangopsau menjadi Pangkosek Hanudnas II Mks
Marsma TNI Kusworo, S.E., M.M. dari Wadan Seskoau menjadi Kadisopslatau
Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr.(Han) dari Kadisopslatau menjadi Wadan Seskoau
Marsda TNI Dr. Tatan Kustana, M.Bus., MA. dari Wakil Rektor III Bid. Kerjasama Kelembagaan Unhan menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun)
Marsma TNI Dr. Siswo Pudjiatmoko, S.E., M.Si.(Han) dari Wakil Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan menjadi Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Unhan,
Marsma TNI Hanafi, S.Sos., M.Si. dari Direktorat Sarana dan Prasarana BNPP menjadi Staf Khusus Kasau
Marsma TNI Yuri Afiuddin Anwar dari Staf Khusus Kasau menjadi Direktorat Sarana dan Prasarana BNPP
Marsma TNI Kris Budiantoro dari Kepala Pusat Data dan Informasi BNPP menjadi Staf Khusus Kasau
Marsma TNI Heru Anggraito, S.E., M.M. dari Staf Khusus Kasau menjadi Kepala Pusat Data dan Informasi BNPP dan Marsma TNI dr. Elisa Samson M., Sp.M. dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun).
Panglima Resmikan Sistem Siber TNI
Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meresmikan Sistem Siber TNI di Gedung Siber Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada Senin (18/3/2019).
Dalam sambutannya, Hadi mengatakan Satuan Siber Tentara Nasional Indonesia (Satsiber TNI) memiliki tugas untuk melindungi dan mempertahankan infrastruktur kritis TNI yang terhubung satu dengan yang lainnya.
Hadi menyampaikan empat fungsi yang harus dimiliki Siber TNI yaitu deteksi, proteksi, recovery dan meyakinkan bahwa sistem siber yang berjalan tidak terdapat lubang atau kelemahan pertahanan yang bisa dimasuki oleh malware maupun backdoor.
Hal itu disampaikan Hadi dalam keterangan resmi Pusat Penerangan TNI yang diterima Tribunnews.com dari PLH Kabidpenum Puspen TNI, Letkol Inf Abidin Tobba pada Senin (18/3/2019) lalu.
"Jangan sampai ada kelemahan yang digunakan untuk mengambil data dan mengawasi kita ataupun menjadi ancaman terjadinya kelumpuhan dalam sistem Siber TNI," kata Hadi.
Hadi juga mengingatkan akan kejadian yang tidak terprediksi seperti serangan teroris yang ada di Selandia Baru pada Jumat (15/3/2019) lalu.
Menurutnya, peristiwa tersebut dapat dikaitkan pada satu teori yang ditulis oleh Nassim Nicholas Taleb dikenal dengan Black Swan Theory (Teori Angsa Hitam) yang menjelaskan tentang peristiwa langka berdampak besar dan sulit diprediksi, serta di luar perkiraan biasa.
"Jika dikaitkan dengan Tugas Pokok TNI, dengan kehadiran Satsiber TNI ini diharapkan mampu memprediksi atau meramalkan apa yang terjadi walaupun secara terbatas dengan menganalisa jejak digital yang terjadi di dunia maya," kata Hadi.
Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman, Wakasal Laksdya TNI Wuspo Lukito, Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Irjen TNI Letjen TNI M Herindra, Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi.
Hadir pula Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen TNI (Purn) DR Djoko Setiadi, Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN Irjen Pol Dharma Pongrekun, serta Dansatsiber TNI Brigjen TNI (Mar) Markos. (Tribunnews.com/Malvyandie Haryadi)
TONTON JUGA VIDEO INI: