Romahurmuziy Ditangkap KPK

Mahfud MD Beberkan Skema Pemenangan PPP, Sebut Romy Minta Semua Matikan HP saat Beri Penjelasan

Mahfud Md beberkan skema pemenangan partai PPP yang menggunakan seluruh jaringan Kementerian Agama dari pusat hingga daerah.

Mahfud MD Beberkan Skema Pemenangan PPP, Sebut Romy Minta Semua Matikan HP saat Beri Penjelasan
capture YouTube Indonesia Lawyers Club
Mantan Ketua MK, Mahfud MD di program Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (19/3/2019) malam. 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD membeberkan skema pemenangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Skema pemenangan partai tersebut rupanya dijelaskan sendiri oleh Romahurmuziy.

Bahkan Romahurmuziy selalu meminta semua orang mematikan handphone yang dimiliki saat ia menjelaskan skema pemenangannya.

Diketahui dari acara Indonesia Lawyers Club yang ditayangkan di tvOne, Mahfud MD mengaku mendapat kiriman dokumen yang berisi skema pemenangan PPP.

Romahurmuziy Ditangkap KPK, Mahfud MD Bantah Dendam dan Ungkap Kronologi Bisa Tahu Romi Dijejak KPK

Dokumen yang didapat Mahfud MD merupakan dokumen yang menjelaskan keterlibatan seluruh Kementerian Agama dalam memenangkan PPP.

"Saya punya dokumen tadi dikirim, tentang skema pemenangan partai, Partai Persatuan Pembangunan."

"Yang di situ jelas itu menggunakan jaringan-jaringan Kementerian Agama dari pusat sampai daerah," ucap Mahfud MD, dikutip dari saluran Youtube Indonesia Lawyers Club, Rabu (20/3/2019).

Mahfud MD yang merasa tidak percaya mengonfirmasi kepada pengirim.

Pernyataannya di ILC Dapat Ucapan Terima Kasih dari Fahri Hamzah, Mahfud MD: Biasanya Saling Kritik

"Saya katakan 'benar enggak ini? Saya tanya ke satu kanwil (kantor wilayah) 'betul pak itu, yang menyampaikan sendiri materinya itu Pak Rommy', jadi kalo datang ke kanwil-kanwil suruh masuk ruangan semua orang suruh matikan handphone."

"Dijelaskanlah itu, ini program pemenangan partai. Kalau kanwil begini tugasnya, target suara begini," jelas Mahfud MD.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: AmirulNisa
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved