Pilpres 2019
Jusuf Kalla Tanggapi Rencana Sandiaga Uno Hapus UN, Sebut Tindakan Berbahaya
Jusuf kalla menganggap penghapusan UN akan emnjadi tindakan berbahaya. Un adalah patokan yang diberikan untuk melihat standar pendidikan.
Penulis: AmirulNisa
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memberikan tanggapan atas pernytaan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno yang akan menghapuskan Ujian Nasional (UN) jika ia lolos menjadi wakil presiden.
Dikutip dari Tribunnews.com, bagi Jusuf Kalla penghapusan UN dapat menghilangkan patokan pengukuran standar pendidikan di Indonesia, Rabu (20/3/2019).
• Anggap Wajar Keberadaan Uang di Ruang Lukman Hakim, Jusuf Kalla: Kalau Saya Digeledah Pasti Ada
"Jadi kalau mau dihapuskan (UN) justru berbahaya bagi kualitas pendidikan nasional. Tidak ada parameter untuk mengukur maju atau mundur (pendidikan Indonesia)," kata Jusuf Kalla di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019).
Menurut Jusuf Kalla UN adalah cara yang digunakan negara untuk menjaga standar pendidikan pada tingkatan SD, SMP, dan SMA.
Penolakan terhadap wacana penghapusan UN juga dilontarkan dari kubu 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.
Dikutip dari chanel YouTube metrotvnews, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily menduga ungkapan Sandiaga Uno hanya digunakan untuk menaikan jumlah pemilih, Rabu (20/3/2019).
"Saya pribadi menduga bahwa tujuan penghapusan UN ini semata-mata untuk aspek elektoral," ujar Ace Hasan.
Senada dengan Jusuf Kalla, Ace Hasan menganggap UN adalah standar kelulusan bagi dunia pendidikan Indonesia.
"Jangan karena ingin meraih dukungan pemilih menjelang SMA atau lulusan SMA kemudian kita mengabaikan aspek yang sangat penting dalam dunia pendidikan adalah soal kompetensi kelulusan dan standar kelulusan," tambahnya.
Pengamat pendidikan Doni Koesoema menganggap bahwa Sandiaga Uno belum cukup memberikan penjelasan mengenai proses penghapusan UN.
"Saya tidak menemukan penjelasan yang memadai, hanya penelusuran minat dan bakat. Tetapi isinya seperti apa, prosesnya seperti apa?Ttidak ada. Sehingga kami masyarakat tidak tahu persis alternatifnya apa?" uajr Doni Koesoema.
Lihat videonya di bawah ini:
• Keponakan Jusuf Kalla, Erwin Aksa Deklarasi Prabowo-Sandiaga, Golkar Langsung Gelar Rapat Khuhus
Penghapusan UN disampaikan Sandiaga Uno pada debat cawapres pada Minggu (17/3/2019).
Dikutip dari chanel YouTube KOMPASTV, Sandiaga Uno memaparkan visi misi dalam bidang pendidikan yaitu menggantikan UN dengan penelusuran minat dan bakat, Minggu (17/3/2019).
"Kurikulim kita perbaiki agar memiliki fokus pada pembangunan karakter dan akhlakulkarimah kita juga pastikan bahwa sistem ujian nasional dihentikan diganti dengan penelusuran minat dan bakat," ujar Sandiaga Uno di Hotel Sultan, Jakarta Pusat.
• Pendapat Jusuf Kalla soal Debat Cawapres Maruf Amin dan Sandiaga Uno Semalam
Selain itu Sandiaga Uno juga akan membentuk konsep sekolah yang menyediakan dan menciptakan lapangan kerja.
"Kami juga memiliki konsep sekolah link and match di mana kita hadir, penyedia lapangan kerja dan pencipta lapangan kerja tersambut dengan sistem pendidikan," ujar Sandiaga Uno.
Lihat pada menit ke 19.00:
Lihat juga video ini: