Pilpres 2019

Cuitannya soal Infrastruktur Langit Dinilai Hina Maruf Amin, Ferdinand Hutahaean Akhirnya Minta Maaf

Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, akhirnya meminta maaf terkait cuitannya yang dinilai menghina cawapres nomor urut 01.

Cuitannya soal Infrastruktur Langit Dinilai Hina Maruf Amin, Ferdinand Hutahaean Akhirnya Minta Maaf
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, di Kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, akhirnya meminta maaf terkait cuitannya yang dinilai menghina cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin.

Dilansir oleh TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan setelah cuitannya soal 'Infrastruktur Langit' viral dan menuai kritik di Twitter.

Diketahui, setelah Debat Cawapres antara Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno pada Minggu (17/3/2019), Ferdinand sempat mencuitkan "Infrastruktur langit untuk orang tua menuju akhirat."

Cuitan itu ia unggah melalui akun Twitternya @Ferdinand_Haean.

Sejumlah pihak lantas menyebut Ferdinand Hutaean telah menghina Ma'ruf Amin.

"Kalau merasa tweet saya itu menghina Ma'ruf Amin, saya minta maaf. Tapi tidak ada hubungannya sama sekali dengan Ma'ruf amin. Sama sekali tidak terkait," ujar Ferdinand saat dihubungi Kompas.com, Selasa (19/3/2019).

Hasil Survei Pilpres 2019 Terbaru, Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Maruf di Pemilih Pelajar

Ferdinand Hutahaean
Ferdinand Hutahaean (Twitter @LawanPoLitikJW)

Menurut Ferdinand Hutahean, cuitan itu ia tujukan untuk dirinya sendiri, bukan menyindir Ma'ruf Amin seperti yang disebut oleh banyak orang.

"Boleh dong saya bercita-cita masuk surga, bangun infrastruktur agar masuk surga. Insfrastruktur langit itu apa? Ya amal kebaikan, amal soleh dan ibadah yang akan saya bangun," ucap Ferdinand Hutahaean.

Meski demikian, ia tak menampik jika cuitannya terinspirasi dari Ma'ruf Amin.

"Jadi kalau mereka merasa itu menghina Ma'ruf Amin, ya mohon dimaafkan. Tidak ada niat untuk itu," ungkapnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved