Terkini Daerah
Rombongan Mobil Jenazah Paksa Masuk Tol hingga Rusak Fasilitas Gerbang Tol Cengkareng
14 kendaraan rombongan mobil jenazah paksa masuk tol hingga rusak fasilitas gerbang tol Cengkareng.
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sekelompok orang yang merupakan pengiring mobil jenazah melakukan perusakan di Gerbang Tol (GT) 2 Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (12/3/2019), pukul 13.33 WIB.
Berdasarkan rilis yang diterima TribunWow, rombongan tersebut melakukan perusakan Automatic Lane Barrier (ALB) atau palang pintu tol.
Sebanyak 14 kendaraan memaksa unuk masuk tol dan meminta untuk digratiskan.
Lantaran tidak mau menaati prosedur tol, rombongan itu akhirnya mendobrak sendiri ALB dan kemudian meninggalkan gerbang tol.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Corporate Communication Departement Head PT Jasa Marga, Irra Susiyanti.
• Mahathir Mohamad Mengaku Tidak Mengetahui Ada Lobi Indonesia dalam Pembebasan Siti Aisyah
Perusakan dilakukan oleh rombongan pengawal jenazah yang memaksa masuk 14 kendaraan di tol," katanya dikutip dari Kompas.com.
Irra mengkonfirmasi tak ada korban dari petugas penjaga gerbang tol dan kerugian berarti dari material pada peralatan tol.
Dalam video yang diterima TribunWow.com, terdengar suasana ribut di gerbang tol.
• Ledakan Diduga Bom Jelang Kedatangan Jokowi di Sibolga Buat Warga Heboh, Ini Fakta Terbarunya
Seorang pria bermasker yang membawa tongkat keamanan tampak mengarahkan mobil ambulans untuk segera melaju.
Tampak beberapa mobil yang diduga turut mengiringi ambulans terhenti di pintu tol lantaran harus menaati prosedur pembayaran.
• Niat ke Kamar Mandi tapi Pintu Terkunci, Istri Justru Temukan Suami Cabuli Anak Kandungnya
Melihat hal tersebut, seorang pria berbaju putih langsung berlari menghampiri sambil meneriaki petugas tol.
Dengan dibantu rombongannya yang mengenakan helm, pria berbaju putih itu merusak palang agar mobil bisa segera melintas

• BPN Klaim Elektabilitas Prabowo Ungguli Jokowi, Jusuf Kalla Beri Tanggapan
Peristiwa tersebut kini sudah dilaporkan di Polres Cengkareng dan masih dalam proses penyidikan.
"Pihak Jasa Marga Tollroad Operation (JMTO) sebagai pengelola ruas tersebut sudah melaporkan kejadian ini pada Polres Cengkareng," kata Irra.
Pihak JMTO telah memperbaiki kerusakan dan proses transaksi berjalan normal kembali.
(TribunWow.com/Ifa Nabila)