Breaking News:

Terkini Daerah

Pria di Sulsel Diduga Perkosa 4 Siswi yang Indekos di Rumahnya, Korban Sempat Diberi Es Teler

Seorang wiraswasta di Jeneponto, Sulawesi Selatan diamankan polisi lantaran diduga memperkosa keempat pelajar dengan modus memberi es teler.

Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Astini Mega Sari
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Pemerkosaan 2 

TRIBUNWOW.COM - EN (38), seorang pria yang berprofesi sebagai wiraswasta di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, terpaksa diamankan pihak kepolisian Mapolres Jeneponto lantaran diduga melakukan pemerkosaan terhadap empat remaja.

Keempat remaja tersebut adalah S (16), beserta ketiga temannya, N, FR, dan F.

Dikutip TribunWow.com dari Tribun Timur, Minggu (10/3/2019), EN dilaporkan keluarga korban ke pihak kepolisian pada Selasa (5/3/2019) atas dugaan pemerkosaan terhadap keempat pelajar yang sedang indekos di kediamannya yang terletak di Binamu, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Laporan adanya dugaan pemerkosaan tersebut kemudian tercatat di Mapolres Jeneponto dengan nomor LP/B/90/III/Res.1.4./2019/Sulsel/ Res Jeneponto tanggal (5/3/2019).

Tenggak 3 Botol Miras, Pemuda di Samarinda Perkosa Seorang Nenek yang Hendak ke Masjid

Keempat pelajar yang merupakan korban dalam kasus tersebut diketahui tengah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan memutuskan untuk indekos di kediaman EN. 

Pihak kepolisian Mapolres Jeneponto melalui Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Boby Rachman menyebutkan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan terduga pelaku.

"Pelaku sudah kita amankan dan proses sidik," ucap Boby melalui pesan WhatsAppnya pada Sabtu (9/3/2019), seperti dikutip dari Tribun Timur.

Korban saat dimintai keterangan di Mapolres Jeneponto, Jl Sultan Hasanuddin, kecamatan Binamu, Jeneponto, Jumat (8/3/2019) kemarin. EN (38) dilapor ke kantor polisi Polres Jeneponto, Jl Sultan Hasanuddin, kecamatan Binamu Jeneponto karena kasus pencabulan.
Korban saat dimintai keterangan di Mapolres Jeneponto, Jl Sultan Hasanuddin, kecamatan Binamu, Jeneponto, Jumat (8/3/2019) kemarin. EN (38) dilapor ke kantor polisi Polres Jeneponto, Jl Sultan Hasanuddin, kecamatan Binamu Jeneponto karena kasus pencabulan. (TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM)

Hendak Salat Subuh di Masjid, Seorang Nenek Diperkosa Pria 26 Tahun dengan Ancaman akan Dibunuh

Kronologi

Melalui pesan WhatsAppnya, Boby juga menerangkan bahwa terduga pelaku melakukan aksinya dengan dalih memberikan es teler, yang sudah dibungkus dalam bentuk kemasan.

"Para korban di beri es teler yang sudah dibungkus dalam kemasan, yang setelah korban minum, korban sudah tidak sadarkan diri," terang Boby.

Setelah mengkonsumsi es teler tersebut kemudian para korban tak sadarkan diri.

Terlebih, korban S justru dikejutkan lantaran saat terbangun, ia dalam keadaan tengah dipeluk oleh EN.

"Setelah korban sadarkan diri dia melihat celana miliknya sudah sampai dilutut dan saat itu terduga pelaku masih dalam keadaan memeluk korban," tuturnya.

Bermula dari Facebook, JL Ajak Teman Perkosa Gadis 18 Tahun yang Ternyata Adik Sepupu sang Pacar

Saat ditemui tim Tribun Timur, korban S juga menuturkan kronologi kejadian serupa.

Menurut keterangan S, kejadian tersebut bermula saat dirinya tengah menyapu.

Kemudian datanglah istri terduga pelaku memberikan es teler.

"Saat itu saya sedang menyapu, lalu datang Istri EN (38) memberi empat es teler dan berkata 'ini es teler minum, kasih juga temanmu'," tukas S menirukan kejadian saat itu.

Diminta membagikan minuman tersebut, S kemudian memberikan pula kepada ketiga temannya yang lain.

"Saya pun langsung kasih es itu ke 3 teman saya dan meminumnya bersama, setelah esnya habis kepala saya terasa pusing dan langsung masuk kamar," tuturnya.

Gadis 18 Tahun Diperkosa Ditengah Sawah, Rekan Pelaku Juga Lakukan Hal yang Sama

Setelah merasa pusing kemudian memutuskan untuk beristirahat di kamar, S tak sadarkan diri hingga tak mengetahui apa yang kemudian terjadi.

Akan tetapi, setelah sekitar dua jam kemudian, korban S terbangun kemudian kaget lantaran terduga pelaku dalam keadaan tengah memeluk korban.

Saat bangun itulah, ia melihat celananya sudah melorot hingga ke posisi sebatas lutut.

S, yang diketahui merupakan warga Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan juga mengaku bahwa ia merasakan sakit pada bagian kemaluannya.

Puluhan anggota keluarga korban kemudian mendatangi kantor Mapolres Jeneponto, yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulawesi Selatan pada Jumat (9/3/2019) dengan membawa para korban untuk meminta keadilan atas kasus tersebut.

"Kami datang untuk meminta pihak polres Jeneponto untuk menegakkan keadilan dan mengusut tuntas kasus dugaan pelecehan seksual ini," ucap NA, satu diantara keluarga korban yang hadir mendatangi Mapolres Jeneponto.

Berawal dari Facebook, Siswi SMP Dibawa Kabur 10 Hari dan Diperkosa Pria yang Baru Dikenalnya

Puluhan Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan pelajar mendatangi Mapolres Jeneponto,Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Jumat (8/3/2019).
Puluhan Keluarga Korban Dugaan Pemerkosaan pelajar mendatangi Mapolres Jeneponto,Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Jumat (8/3/2019). (TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM)

NA dan pihak keluarga korban lainnya berharap agar kasus ini dapat diusut dengan tuntas.

"Tujuan dari pada kedatangan kami kemari untuk meminta keadilan, di mana keadilan harus ditegakka seadil-adilnya sesuai perlakuan terduga pelaku terhadap keluarga kami," pintanya.

NA meyakini bahwa pasti ada unsur kesengajaan tindakan pemerkosaan yang dilakukan oleh terduga pelaku.

Menurutnya, sebelum es teler milik terduga pelaku diberikan kepada para korban, minuman tersebut sebelumnya telah dibubuhi obat yang membuat para korban tak sadarkan diri.

"Kita meminta kepada Polres Jeneponto untuk melakukan pemeriksaan terhadap dugaan obat yang diberikan juga dilakukan visum terhadap keempat korban," ungkap NA. (TribunWow.com/Laila Zakiyya)

Lihat berita lainnya di sini:

Sumber: Tribun Timur
Tags:
Pelecehan SeksualKasus PemerkosaanSulawesi Selatan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved