Breaking News:

Pilpres 2019

Hasil Survei 4 Lembaga terkait Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga, 01 Memimpin

Beberapa lembaga survei mengeluarkan hasil penelitiannya terhadap elektabilitas dua pasang calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2019.

Editor: Claudia Noventa
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno, Pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2019 

TRIBUNWOW.COM - Dalam satu bulan terakhir, beberapa lembaga survei mengeluarkan hasil penelitiannya terhadap elektabilitas dua pasang calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2019.

Ada tiga lembaga survei yang mengeluarkan gambaran elektabilitas pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Lembaga tersebut adalah Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dirilis 5 Maret, Cyrus Network (dirilis 28 Februari), dan Populi Center (dirilis 7 Februari).

Kemudian survei PoliticaWave yang meneliti besar dukungan untuk masing-masing paslon di media sosial setelah debat pertama.

Reaksi Rachland Nashidik saat Akbar Faizal Singgung Pernyataan Andi Arief Korban Kegagalan Jokowi

Berikut ini adalah dinamika elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga berdasarkan survei 4 lembaga tersebut :

1. Survei LSI Denny JA

Survei paling baru dari LSI Denny JA ini merupakan hasil penelitian selama enam bulan terakhir yaitu Agustus 2018 sampai Februari 2019.

Survei ini dilakukan menggunakan simulasi kertas suara.

Dari Agustus 2018 hingga Januari 2019, dinamika elektabilitas Jokowi-Ma'ruf masing-masing 52,2 persen, 53,2 persen, 57,7 persen, 53,2 persen, 54,2 persen, dan 54,8 persen.

Sementara untuk Prabowo-Sandiaga, dinamikanya bergerak pada angka 29,5 persen, 29,2 persen, 28,6 persen, 31,2 persen, 30,6 persen, dan 31,0 persen.

Sementara pada Februari 2019, sebanyak 58,7 persen responden memilih Jokowi-Ma'ruf dan 30,9 persen responden memilih Prabowo-Sandiaga.

Kemudian, ada suara tidak sah 0,5 persen dan sebanyak 9,9 persen menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Adapun, pengumpulan data untuk survei Februari 2019 dilakukan pada 18-25 Februari 2019.

Penelitian ini menggunakan metode multistage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden.

Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka dan menggunakan kuesioner.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Tags:
Joko Widodo (Jokowi)Prabowo SubiantoPilpres 2019Survei
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved