Liga Inggris
David Luiz Minta Kepa Arrizabalaga Hormati Maurizio Sarri setelah Cekcok di laga Chelsea Vs Man City
Pemain Chelsea, David Luiz, meminta Kepa Arrizabalaga untuk menghargai sang pelatih, Marurizio Sarri.
Penulis: Claudia Noventa
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Pemain Chelsea, David Luiz, meminta Kepa Arrizabalaga untuk menghargai sang pelatih, Marurizio Sarri.
Apalagi setelah Kepa membuat kegaduhan dalam laga final Piala Liga Inggris, saat Chelsea kalah adu penalti 3-4 dari Manchester City di Wembley Stadium, Senin (25/2/2019).
Pada pertandingan tersebut Kepa memang menolak untuk digantikan oleh Willy Caballero saat laga hampir berakhir dan lanjut adu penalti.
David Luiz sempat terlihat menasihati Kepa agar mendengarkan pelatih.
• Video Kemarahan Pelatih Chelsea saat Kepa Menolak Keluar Lapangan, Banting Barang hingga Hampir WO

Namun, usahanya gagal dan Kepa tetap kekeh tak mau meninggalkan posisinya.
Padahal, Maurizio Sarri sudah tampak sangat marah di pinggir lapangan hingga melempar botol minumnya ke tanah.
"Aku memberitahunya untuk menghormati keputusan pelatih," ujar Luiz seusai laga.
• Penjelasan Kepa dan Sarri setelah Buat Gaduh di Pertandingan Chelsea Vs Manchester City

Setelah laga berakhir, Sarri menjelaskan bahwa cekcok antara dirinya dan Kepa hanya kesalahpahaman.
Sarri berpikir Kepa tidak bisa melanjutkan laga lantaran sempat terlihat kesakitan.
Namun Sarri baru mengetahui keadaan Kepa yang sesungguhnya saat dokter yang merawat pemain 24 tahun itu datang.
• Manchester City Raih Trofi Piala Liga Inggris setelah Kalahkan Chelsea di Drama Adu Penalti
"Aku pikir kamu harus berbincang tentang sepak bola. Kami memainkan pertandingan yang bagus. Pada situasi itu, itu merupakan kesalahpahaman yang besar," ujar Sarri seperti dikutip TribunWow.com dari Metro.co.uk.
"Aku mengerti itu adalah sebuah masalah dan kami harus merubahnya. Aku baru menyadarinya ketika dokter datang ke bangku," jelas pelatih 60 tahun itu.
"Itu adalah kesalahpahaman yang besar karena yang aku tahu kiper memiliki kram. Jadi menurutku dia tidak bisa bermain tapi masalahnya bukan kram jadi dia bisa melanjutkan penalti," lanjutnya.

• Hasil dan Klasemen Liga Inggris, Arsenal Geser Manchester United, Liverpool ke Puncak
Meski begitu, Sarri tetap akan mengajak Kepa berbicara secara pribadi untuk menyelesaikan kesalahpaham yang ada.
"Aku harus berbicara dengannya tapi hanya untuk mengklarifikasi karena sekarang aku mengerti sangat baik situasinya," tegas Sarri.