Terkini Internasional
25 Pekerja Perkebunan Teh di India Tewas seusai Tenggak Miras Palsu
Minuman beralkohol ilegal kembali menelan korban jiwa di India. Sebanyak 25 pekerja perkebunan teh tewas.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Minuman beralkohol ilegal kembali menelan korban jiwa di India.
Kali ini sebanyak 25 pekerja perkebunan teh dilaporkan tewas beberapa jam setelah mengonsumsi miras palsu.
Menurut laporan kepolisian yang dilansir AFP, Jumat (22/2/2019), para korban tewas dalam kasus kali ini adalah para pekerja pemetik daun teh di perkebunan teh Salmora di distrik Golaghat, negara bagian Assam.
• Lempar Koin ke Pesawat, Seorang Perempuan Asal China Ditangkap dan Didenda Rp 292,8 Juta
Ditambahkan laporan tersebut, sebanyak 15 korban tewas adalah perempuan.
Selain itu puluhan pekerja lainnya juga mengalami keracunan dan harus dirawat di rumah sakit.
Sebagian besar korban yang dirawat mengeluhkan sakit perut dan mengalami muntah-muntah.
"Kami mencoba memberi pertolongan kepada sejumlah korban namun gagal menyelamatkan nyawa mereka," ujar dokter Ganesh Bora, dokter senior di rumah sakit Jorhat Medical College.
• Coba Suap Petugas Imigrasi Singapura, Pria Indonesia Dihukum Penjara
Para korban yang gagal diselamatkan meninggal hanya berselang beberapa jam setelah mengonsumsi minuman alkohol palsu itu.
Disampaikan seorang pejabat Distrik Golaghat, para korban mengomsumsi minuman keras yang dibeli pada Kamis (21/2/2019) malam.
"Mereka membeli minuman tersebut pada Kamis malam dan mendadak sakit tak lama setelah meminumnya," kata Dhiraj Das, kepada AFP.
Ditambahkannya, sebanyak 55 orang dilarikan ke rumah sakit pada malam itu setelah meminum alkohol palsu, sebagian dari korban tiba di rumah sakit sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Sementara dikatakan Menteri Utama Negara Bagian Assam, Sarbananda Sonowal, pihaknya telah memerintahkan untuk dilakukannya penyelidikan seputar kasus ini.
Kepolisian negara bagian dilaporkan telah menangkap satu orang terkait minuman keras yang dicurigai menjadi penyebab kasus kali ini.
Selain itu dua pejabat dari departemen cukai telah ditangguhkan karena dianggap gagal mengambil tindakan pencegahan atas penjualan minuman alkohol yang berbahaya.
• Korea Utara Minta Bantuan PBB untuk Atasi Kekurangan Pangan
Insiden kematian akibat minuman keras palsu ini terjadi kurang dari sebulan dari kejadian serupa yang menewaskan sekitar 100 orang di negara bagian Uttar Pradesh dan Uttarakhand.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-minuman-keras_20171002_080010.jpg)