Pilpres 2019
Komentari Debat Capres, Rizal Ramli Sebut Jokowi Kampanye dan Prabowo Tidak Terlalu Detail
Inilah komentar Rizal Ramli pasca debat capres usai diselenggarakan antara capres Jokowi dan Praboo.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Mantan Menteri Keuangan era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Rizal Ramli memberikan komentar terkait debat capres yang usai digelar, Minggu (17/2/2019).
Hal ini diungkapkan Rizal Ramli melalui Instagram miliknya, @rizalramli.official, Senin (18/2/2019).
Rizal mengunggah foto dirinya yang sedang menonton debat capres serta berbincang dengan presenter tvOne, Balques Manisang.
Mantan Menteri era presiden Joko Widodo (Jokowi) ini juga mengatakan pandangannya soal debat yang usai berlangsung.
Ia mengatakan bahwa calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) sibuk berkampanye dalam debat.
• Tsamara Amany Tanggapi Cuitan Said Didu soal Istilah Unicorn yang Muncul di Debat Capres 2019
Sementara capres Prabowo tidak detail dalam berdebat.
Rizal Ramli juga mengkritisi pencapaian Jokowi selama menjadi presiden dengan menyoroti soal impor dan kedaulatan pangan.
Rizal juga merasa terkejut dengan pernyataan Prabowo yang akan menurunkan tarif listrik.
"PANDANGAN DR RIZAL RAMLI PASCA DEBAT CAPRES KEDUA
Secara umum Jokowi sibuk mempertahankan dan mengampanyekan hal-hal yang telah dikerjakannya
Hanya saja, selama 4 tahun terakhir janji kampanye tentang kedaulatan pangan semakin jauh dari jangkauan.
Semakin sulit untuk tercapai. Dengan kinerja seperti itu, nyaris tidak mungkin mencapai cita-cita kedaulatan pangan.
Apalagi fokus terbesar hanya soal stabilitas harga. Artinya: kebijakan impor akan tetap menjadi strategi penting dari pemerintahan Jokowi yang akan datang.
Tidak ada pergeseran strategi yang penting, kecuali mengulang praktek-praktek lama yang gagal.
• Hasil Survei Popularitas Capres setelah Debat, Lihat Selisih Angka Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi
Apalagi kebijakan impor yang jor-joran tersebut ditunggangi oleh kartel pemburu rente. Jokowi sama sekali mengabaikan pemburu rente tersebut dalam merusak kedaulatan pangan Indonesia.
Prabowo, memang tidak terlalu detail. Tetapi itikad, komitmennya untuk menciptakan kedaulatan pangan menjadi kenyataan sangat tegas dan jelas.
Dan yang paling penting, keberpihakannya kepada kepentingan petani pangan, petani kebun, dan nelayan, sangat kuat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/capres-01-dan-capres-02.jpg)