Pilpres 2019
Fahri Hamzah Minta Prabowo-Sandi Janjikan Ini jika Terpilih sebagai Presiden
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta Prabowo-Sandi berjanji lakukan sejumlah hal jika terpilih sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024.
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berjanji untuk melakukan sejumlah hal, terkait penegakan hukum di Indonesia jika nantinya memenangkan Pilpres 2019.
Hal tersebut disampaikan Fahri Hamzah melalui unggahan di akun Twitter miliknya, @Fahrihamzah, Rabu (13/2/2019).
Melalui kicauannya itu, Fahri Hamzah menyoroti soal unsur penegakan hukum di Indonesia.
• Fahri Hamzah Curhat Pesawat yang Ditumpanginya Mundur karena Kekurangan Penumpang: Aku Enggak Paham
Fahri meminta kepada Prabowo-Sandi agar berjanji jika kelak menjadi presiden dan wakil presiden, akan membuat Jaksa Agung tak turut andil sebagai politisi.
Hal tersebut dimaksudkan Fahri agar penegak hukum di Indonesia bisa berada di tengah, adil, dan tak tampak memihak.
Fahri juga meminta agar Prabowo-Sandi berjanji untuk menyisir Pasal Karet.
Tak hanya itu, Fahri juga menuliskan harapannya agar Prabowo menjadi Chief of Law Enforcemen Officer, seperti yang disampaikan dalam Debat Perdana Pilpres bulan Januari lalu.
Berikut kicauan lengkap Fahri Hamzah mengenai hal tersebut:
"Pagi Pak @prabowo dan bang @sandiuno, BAPAK BERDUA harus mau berjanji kepada rakyat agar Jaksa sebagai penentu jalannya perkara dibebaskan dari tugas politik dan di-naikkan gajinya. Jaksa Agung selayaknya jangan ikut rapat kabinet dan JANGAN NYAMBI SEBAGAI POLITISI.
• Elektabilitas Ponakan Prabowo Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Kalahkan Ketum PSI Grace Natalie
Penegak hukum tidak saja harus adil, tapi nampak adil....mereka harus bisa secara ringan dan lapang dada menjelaskan kepada bangsanya bahwa mereka berada di tengah. Citarasa bangsa akan keadilan harus dinaikkan. Presiden harus memimpin secara adil.
Sejak awal, kader polisi kita harus memasuki ruang pendidikan dengan membentuk kesadaran yang luhur tentang seorang Bhayangkara negara, seorang pembela hukum dan keadilan. Mereka Harus dijaga hidupnya dari kemungkinan menjadi pragmatis dan korup apapun caranya.
Hakim telah mulai kita merdekakan dengan membangun kelembagaan yang mandiri agar hakim tak harus bersentuhan dengan kekuasaan dan politik. Di atas mimbar, hakim memandang ke atas, Kepada Tuhan yang memberikannya mandat. Dan kepada realitas yang akan diadilinya.
Pada wajah hakim, jaksa dan polisi haruslah terpancar keteduhan, kepastian hukum dan rasa keadilan yang luhur. Jangan sampai wajah mereka tercoreng oleh vandalisme politik, pesanan orang kaya dan orang kuat. Hukum menjadi timpang, tajam ke bawah tumpul ke atas.
Jika Pada hukum yang timpang, keresahan dan gejolak hati rakyat tidak bisa dihidari menjadi sebab kerusuhan dan kekacauan sosial, maka pada payung hukum dan keadilan yang pasti rakyat berteduh dan hidup dengan tenang dan bersaudara. Itulah masa depan kita. Itulah tugas presiden.
Pak @prabowo dan bang @sandiuno , orang bertanya, apakah bapak berdua bisa menjadi harapan baru bagi lahirnya keadilan di negeri ini? Juga keadilan bagi pegawai KPK, bagi Polisi dan Jaksa serta hakim yang juga tidak tahu cara keluar dari lingkaran setan ini? Bisakah?