Kabar Tokoh
Tagar 'PermadiAryaBosSaracen' Jadi Trending, Abu Janda Terima Kasih ke Andi Arief hingga Mustofa
Permadi Arya alias Abu Janda berterima kasih kepada tokoh politik Andi Arief, Mustofa, dan Fahri Hamzah terkait tagarn namanya menjadi trending.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Lailatun Niqmah
"Inilah akhir perjalanan tukang parodi @permadiaktivis. Label TERLIBAT Jaringan Saracen terhadapnya, JELAS dikeluarkan oleh Pihak Yang Kredible. Bukan pihak yang tercemari oleh ambisi busuk kekuasaan. Alhamdulillah skrg telah bersihlah TimeLine saya," kata Mustofa.

• Puisi Doa yang Ditukar Fadli Zon Tuai Polemik, Fahri Hamzah: Enggak Masuk Akal Orang Tua Digitukan
Diberitakan sebelumnya, Melalui akun Twitter miliknya, @permadiaktivis, Abu Janda juga turut mengunggah potongan video yang menjelaskan gugatannya kepada Facebook.
Cuitan tersebut dibuat pada Jumat (8/2/2019).
"Tuduhan serius yang dibuat oleh @facebook menuduh saya terhubung ke grup Saracens yang menyebabkan saya mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.
Pengacara saya telah mengirim Pemberitahuan Hukum ke Facebook untuk membersihkan nama saya dan mengembalikan akun saya untuk membawanya ke pengadilan & menuntut 1 triliun Rupiah karena tidak material," tulis Abu Janda.
Dalam cuitan tersebut ia juga menjelaskan keberatannya atas keputusan Facebook menghapus akunnya.
Abu Janda menyebutkan bahwa penghapusan akun dan juga tuduhan saracen yang dilayangkan padanya membuatnya merasa dirugikan.
Menurut Abu Janda, Facebook telah salah faham mengartikan unggahannya di Facebook.
"Saya aktivis anti teorirs di garda depan melawan berita bohong atau hoaks."
"Facebook telah membuat kesalahan fatal, tim pengacara saya telah mengirim somasi," lanjut Abu Janda.
Terkait tuduhan dan juga penghapusan akun tersebut, Abu Janda meminta Facebook menghidupkan kembali akunnya.
• Bahas soal Penegakan Hukum, Fahri Hamzah Singgung Fadli Zon Diancam Mau Dibunuh
Dikutip dari Kompas.com, Facebook secara tegas telah menghapus ratusan akun Facebook dan juga Instagram dan juga halaman (page) yang menyebarkan berita palsu di Indonesia.
Menurut Facebook, akun-akun tersebut diduga mempunyai keterlibatan dengan kelompok saracen yakni kelompok yang menggunakan ribuan akun media sosial untuk menyebarkan kebencian.
Secara keseluruhan ada sebanyak 207 halaman, 800 akun Facebook, 546 grup dan 208 akun Instagram yang dihapus oleh Facebook.
Satu di antaranya adalah milik Permadi Arya alias Abu Janda.