Breaking News:

Kabar Tokoh

Akunnya Dihapus Facebook karena Saracen, Abu Janda Curhat di Twitter dan Tuntut Rp1 Triliun

Aktivis Media Sosial Permadi Arya alias Abu Janda tidak terima akunnya dihapus oleh Facebook. Melalui twitter, Abu Janda 'curhat' dan tuntut Rp1 T.

Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Lailatun Niqmah
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Permadi Arya alias Abu Janda bersama Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian Rabu (11/4/2018). 

TRIBUNWOW.COM - Aktivis Media Sosial Permadi Arya atau yang biasa disapa Abu Janda tak terima dengan kabar yang beredar terkait penghapusan akunnya oleh Facebook.

Abu Janda bahkan sampai akan menggugat Facebook lantaran akunnya itu.

Diketahui, Facebook saat ini telah menghapus ratusan akun dan juga laman yang dianggap adalah kelompok saracen yakni kelompok-kelompok penyebar kebencian.

Melalui akun Twitternya @permadiaktivis Jumat (8/2/2019), Abu Janda mengunggah sebuah video yang menunjukkan keberatannya pada Facebook.

Dalam keterangan cuitannya, ia juga menjelaskan bahwa penghapusan akun tersebut membuat kerugian pada nama baiknya.

"Tuduhan serius yang dibuat oleh @facebook menuduh saya terhubung ke grup Saracens yang menyebabkan saya mengalami kerusakan yang tidak dapat diperbaiki," tulis Abu Janda.

Terkait penghapusan tersebut, ia juga secara tegas mengatakan bahwa telah menunjuk pengacara untuk meminta Facebook mengembalikan akunnya.

"Pengacara saya telah mengirim Pemberitahuan Hukum ke Facebook untuk membersihkan nama saya dan mengembalikan akun saya untuk membawanya ke pengadilan & menuntut 1 triliun Rupiah karena tidak material," tulis Abu Janda menambahkan.

Akun Abu Janda Dihapus Facebook karena Saracen, Tagar PermadiAryaBosSaracen Trending di Twitter

Dalam video yang diunggahnya itu, Abu Janda juga turut menjelaskan terkait penghapusan akun yang dilakukan oleh Facebook.

"Facebook membuat tuduhan serius Permadi Arya/ Abu Janda terlibat Saracen."

"Terlibat di Sacaren adalah perbuatan kriminal yang bisa dihukum penjara," ucap Abu Janda.

Permadi Arya alias Abu Janda bersama Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian Rabu (11/4/2018).
Permadi Arya alias Abu Janda bersama Sekjen Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian Rabu (11/4/2018). (Tribunnews.com/ Dennis Destryawan)

Abu Janda mengaku dirugikan terkait tuduhan bahwa akunnya dihapus karena saracen.

"Tuduhan Facebook kepada saya viral di media mainstream juga media sosial."

"Membuat kerugian tak terganti, reputasi, kesejahteraan, mungkin kebebasan," kata Abu Janda.

Menurut Abu Janda, Facebook telah salah faham mengartikan unggahannya di Facebook.

"Saya aktivis anti teoris di garda depan melawan berita bohong atau hoaks."

"Facebook telah membuat kesalahan fatal, tim pengacara saya telah mengirim somasi," lanjut Abu Janda.

Terkait tuduhan dan juga penghapusan akun tersebut, Abu Janda meminta Facebook menghidupkan kembali akunnya.

"Meminta Facebook untuk membersihkan nama saya dan menghidupkan akun dan page saya," kata Abu Janda.

Harga Tiket Pesawat Naik, Bandara Hang Nadim Makin Sepi Pengunjung, Turun 2.000 Penumpang

Ia juga menggugat Facebook dengan UU ITE dan denda Rp1 Triliun apabila tidak membuka kembali akun milik aktivis tersebut.

"Atau kami akan gugat ke pengadilan Rp1 Triliun Rupiah ganti rugi imaterial."

"Kami juga akan polisikan Facebook pidana UU ITE hukuman penjara 6 tahun, terimakasih," pungkas Abu Janda dalam video tersebut.

 

Sebelum Ditahan, Ini Salam Perpisahan Mandala Shoji kepada Ketiga Anaknya

Penghapusan akun Facebook Abu Janda Viral

Kabar Facebook telah menghapus akun Abu Janda membuat pengguna Twitter berkomentar.

Hal tersebut terlihat dari munculnya Tagar 'PermadiAryaBosSaracen' menjadi Trending di Twitter.

Sampai dengan pukul 8.00 WIB Sabtu (9/2/2019), sebanyak 33,8 ribu cuitan dengan Tagar 'PermadiAryaBosSaracen' diunggah oleh pengguna Twitter.

Banyak dari mereka yang mengomentari soal penghapusan akun yang dilakukan oleh Facebook, namun ada juga yang menyoroti soal Abu Janda yang akan menuntut Facebook karena akunnya dihapus.

Abu Janda disebut Facebook terlibat saracen, Tagar 'PermadiAryaBosSaracen' jadi Trending di Twitter
Abu Janda disebut Facebook terlibat saracen, Tagar 'PermadiAryaBosSaracen' jadi Trending di Twitter (Twitter)

 

Fahri Hamzah Ajukan Sejumlah Permohonan pada Jokowi soal Ujaran Kebencian di Media Sosial

Facebook Beberkan Alasan Hapus Akun Abu Janda

Dikutip dari Kompas.com, Facebook secara tegas telah menghapus ratusan akun Facebook dan juga Instagram dan juga halaman (page) yang menyebarkan berita palsu di Indonesia.

Menurut Facebook, akun-akun tersebut diduga mempunyai keterlibatan dengan kelompok saracen yakni kelompok yang menggunakan ribuan akun media sosial untuk menyebarkan kebencian.

Secara keseluruhan ada sebanyak 207 halaman, 800 akun Facebook, 546 grup dan 208 akun Instagram yang dihapus oleh Facebook.

Satu di antaranya adalah milik Permadi Arya alias Abu Janda.

"Seluruh halaman, akun, dan grup ini memiliki hubungan dengan Saracen-grup sindikasi online di Indonesia," ungkap Nathaniel Gleicher, Head of Cybersecurity Policy lewat keterangan resminya.

Penghapusan tersebut dilakukan oleh Facebook lantaran tidak sesuai dengan kebijakan yang ada pada aturan Facebook.

"Penyalahgunaan platform yang dilakukan oleh Saracen dengan memakai akun yang tidak otentik adalah pelanggaran terhadap kebijakan kami, dan karena itulah kami menghapus seluruh jaringan organisasi tersebut dari platform," lanjutnya Jumat (1/2/2019).

Facebook
Facebook (cnet.com)

 

Hasil Survei Elektabilitas Capres 7 Lembaga, Lihat Selisih Angka Jokowi-Maruf Vs Prabowo-Sandiaga

Lebih lanjut, alasan Facebook menghapus akun-akun tersebut lantaran melihat pola dan juga perilaku penggunanya.

Bukan merujuk pada konten yang diposting melalui akun tersebut.

Setidaknya, menurut Facebook ada sebanyak 170 ribu orang mengikuti halaman Facebook yang diduga kelompok saracen dan sebanyak lebih dari 65 ribu orang mengikuti setidaknya satu dari akun Instagram yang turut dihapus.

"Dalam kasus ini, orang-orang yang berada di balik aktivitas ini berkoordinasi satu sama lain dan menggunakan akun palsu untuk menggambarkan identitas yang tidak otentik, dan hal ini yang menjadi dasar dari tindakan yang kami lakukan," jelas Facebook di Newsroom nya.

Tak disebutkan ratusan akun yang dihapus tersebut, melalui halaman resminya, Facebook hanya membagikan sebagian dari daftar akun dan juga halaman yang dihapus.

Berikut ini adalah beberapa contoh halaman dan grup yang dihapus:

  • Permadi Arya (halaman)
  • Kata Warga (halaman)
  • Darknet ID (halaman)
  • Berita hari ini (Grup)
  • Ac milan indo (Grup)

Simak juga informasi berikut:

 (TribunWow.com)

Tags:
SaracenAbu JandaFacebook
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved