Kabar Tokoh
HUT ke-11 Gerindra, Fadli Zon Singgung soal Serangan Politik hingga Elektabilitas Prabowo
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menuliskan catatan, di hari ulang tahun partainya yang ke-11.
Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menuliskan catatan, di hari ulang tahun (HUT) partainya yang ke-11.
Dilansir oleh TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter @fadlizon, Kamis (7/2/2019).
Dalam unggahannya, Fadli Zon membahas sejumlah hal, termasuk menjawab tudingan yang dilontarkan pada Gerindra hingga elektabilitas capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Fadli Zon mengatakan, kekuatan untuk menang Gerindra dan Prabowo dalam kontestasi Pemilu 2019.
Ia menyebut, trend elektabilitas Prabowo yang kian naik membuat para lawan politik tidak menyukainya.
• HUT ke-11 Gerindra, Prabowo: Kita Diserang, Dihujat, dan Difitnah tapi Jangan Diambil Hati
Simak pernyataan lengkapnya di bawah ini.
"1) @Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) genap berusia 11 tahun. Di usianya yg baru lewat satu dekade tersebut Gerindra telah tumbuh menjadi partai besar dan disegani. #HUTGerindra
2) Bahkan, dalam Pemilu 2019 yg akan digelar 17 April nanti, Gerindra dipercaya banyak pihak bisa meraih “double winners”, alias menang dalam pemilihan anggota parlemen sekaligus juga menang dalam pemilihan presiden.
3) Seluruh kader @Gerindra pastinya berharap bisa meraih dwi kemenangan tadi.
Dalam Pilpres, Gerindra berjuang bersama Koalisi Adil Makmur yaitu Partai PKS, PAN, Partai Demokrat dan Berkarya.
4) Harus diakui, ‘winning power’ @Gerindra mmg terus membesar.
Begitu jg dgn ‘winning power’ calon presiden @prabowo, yg terus melesat naik.
Selain dari animo masyarakat, bs dilihat dari apresiasi para pemimpin serta perwakilan negara2 sahabat yg makin hangat n terbuka pd kami.
5) Tak heran, serangan-serangan dari lawan politik belakangan ini kian gencar kepada @Gerindra dan Capres Pak Prabowo.
Mereka tentu tak menyukai trend elektabilitas Pak Prabowo ini.
• Reaksi Budiman Sudjatmiko saat Dengar BPN Sebut Justru Donald Trump yang Meniru Prabowo Subianto
6) Salah satu fitnah dan serangan yang kerap ditujukan kepada Gerindra adalah tuduhan bahwa partai ini beraliran radikal atau sektarian.