Breaking News:

Pilpres 2019

Omongannya Terus Dipotong TKN Jokowi, Andre Rosiade: Beri Saya Kesempatan, Jangan Otoriter

Andre Rosiade tampak berdebat dengan Wakil Ketua TKN Jokowi, Lukman Edy soal sejumlah isu hoaks hingga propaganda Rusia.

Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
YouTube/Offcial iNews
Andre Rosiade dan Lukman Edy di iNews Pagi, Rabu (6/2/2019) 

TRIBUNWOW.COM - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade tampak kesal ketika omongannya terus dipotong oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Lukman Edy.

Dilansir oleh TribunWow.com, hal itu terjadi ketika mereka berada dalam satu acara TV yang membahas soal hoaks jelang Pilpres 2019, di iNews Pagi, Rabu (6/2/2019).

Awalnya, Lukman Edy memperingatkan masyarakat soal hoaks yang merajalela jelang pemilu.

Ia pun mencontohkan kasus hoaks yang sempat viral, seperti kasus Ratna Sarumpaet dan hoaks yang menyerang penyelanggara pemilu.

Debat soal Propaganda Rusia dengan Lukman Edi, Andre Rosiade: Jangan Bikin Kegaduhan

Di antaranya soal hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos hingga tentang Daftar Pemilih Tetap (DPT) bermasalah 31 juta.

Saat Edy berbicara, Andre Rosiade tampak diam dan menyimak, hingga selesai dan gilirannya berbicara.

Pertama, Andre Rosiade menyoroti soal polemik konsultan asing yang viral.

Menurut Andre, pihak Jokowilah yang justru pernah menggunakan jasa konsultan asing, seperti Stan Greenberg, asal Amerika Serikat.

Andre kemudian menyoroti soal propaganda Rusia yang dituduhkan oleh Jokowi.

"(Tuduhan) bahwa kami melakukan propaganda Rusia, Bang Edy, kita mensurvei punya banyak keluhan, pertama soal pertumbuhan ekonomi, ekonomi Indonesia sulit," katanya.

Mendengar hal itu, Edy langsung memotong dan menginterupsi sembari tertawa.

HUT ke-11 Gerindra, Prabowo: Kita Diserang, Dihujat, dan Difitnah tapi Jangan Diambil Hati

"Pertumbuhan ekonomi tertinggi di Asia Tenggara, bagaimana Bapak ini?," katanya.

"Sebentar Pak, ini kan harapan yang dirasakan oleh masyarakat, yang kedua adalah soal sulitnya mencari lapangan pekerjaan," lanjut Andre tak menghiraukan interupsi Edy.

Namun, lagi-lagi Edy memotong langsung pernyataan Andre.

"10 juta lapangan pekerjaan, disediakan selama 4 tahun," ujar Edy.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Pilpres 2019Andre RosiadeLukman Edy
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved