Kasus Ahmad Dhani

Fahri Hamzah Kritisi Penahanan Ahmad Dhani: Seolah Penegakan Hukum sebagai Media Balas Dendam

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memberikan kritik terkait tindakan hukum pada Ahmad Dhani yang dinilainya diskriminatif.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Fahri Hamzah 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memberikan kritik terkait penahanan Ahmad Dhani yang ia nilai diskriminatif.

Hal tersebut disampaikan Fahri Hamzah melalui kicauannya di akun Twitter @Fahrihamzah, Rabu (6/2/2019).

Fahri Hamzah memaparkan bahwa dirinya baru saja berkunjung ke lapas tempat Ahmad Dhani ditahan karena kasus ujaran kebencian.

Ia mengaku tak mengerti siapa yang dihina dalam kasus Ahmad Dhani ini.

Fahri Hamzah beranggapan cara hukum pada kasus Ahmad Dhani bekerja secara diskriminatif.

Lebih lanjut, Fahri menilai bahwa instrumen penegak hukum saat ini sedang balas dendam.

Ini Alasan Ahmad Dhani Batal Pindah dari Rutan Cipinang ke Surabaya

Berikut kicauan lengkap Fahri Hamzah mengenai hal tersebut:

"Kepada Kalian yth,
Ini surat untuk kalian, tapi aku tidak tau siapa persisnya kalian. Kalian seperti antara ada dan tiada, sulit dijelaskan. Maka mungkin ini bukan surat, atau surat tanpa alamat tujuan atau mungkin juga hanya sebuah catatan ringan tentang
#NegaraHukum kita.

Aku menulis untuk mengingatkan kalian yg sedang mabuk. Mungkin, kalian sudah terlalu lama menganggap bahwa hukum adalah alat dari kepentingan politik dan kekuasaan sehingga mulai gelap mata. Semua tak ada beda. Semua suka-suka. #NegaraHukum

Pagi ini, aku datang menemui sahabat, @AHMADDHANIPRAST yang telah diadili dan dibui, dalam waktu singkat dengan pasal UU yg sedang ramai menjerat pesohor dan politisi. Tapi berbeda dengan orang lain, beliau langsung ditahan. Dan tanpa hak menolak. #NegaraHukum

Prabowo Subianto Mengaku Bingung pada Kasus Ahmad Dhani: Negara Punya Undang-Undang atau Tidak?

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved