Terkini Nasional
Jokowi Disoraki Penyuluh Pertanian dan Beri Penjelasan, Warlipah: Tolong 17 Ribu Diangkat PNS Dulu
Joko Widodo sempat disoraki ketika mengaku tidak tahu tentang tuntutan penyuluh pertanian yang ingin diangkat PNS.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
Jokowi saat itu mendapat permintaan dari penyuluh pertanian yang disampaikan Ketua TPHL-TBPP Gunadi.
Tuntutan itu berisi agar mereka yang berjumlah 17 ribu orang bisa diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).
Jokowi menjawab dirinya baru mengetahui tuntutan penyuluh pertanian.
"Saya tadi tanya ke Pak Gunadi, ini sebetulnya problemnya seperti apa? Masalahnya seperti apa? Saya baru diberi tahu," ujar Jokowi yang mengenakan baju putih, dikutip dari Kompas.com.
Ia pun mengaku sulit menjawab tuntutan tersebut.
"Jadi kalau disuruh menjawab langsung sekarang ya sulit. Wong baru diberi tahu gimana saya disuruh menjawab," kata Jokowi.
Jokowi menuturkan dirinya baru mengetahui masalah tuntutan pengangkatan guru dan bidan.
"Pikiran saya problem itu hanya ada di, pertama guru. Masih ada masalah di situ. Yang kedua, bidan, juga ada masalah di situ. Satu per satu kita selesaikan. Ternyata ada lagi di pertanian. Baru tahu saya," kata Jokowi.
• Mengira Hanya Guru dan Bidan yang Minta jadi PNS, Jokowi Disoraki Pegawai Penyuluh Pertanian
Seusai mendengar jawaban Jokowi, sebagian penyuluh pertanian yang hadir kompak menyoraki Jokowi.
Suasana pertemuan itu sempat riuh sejenak.
Jokowi pun melanjutkan pidatonya yang sempat terpotong.
Ia membela diri, bahwa apa yang disampaikan benar apa adanya.
Menurutnya juga ia harus jujur ada prosedur yang harus dilalui.
"Saya ngomong apa adanya. Saya itu ngomong apa adanya. Baru di sini tadi, saya saja masih minta penjelasan. Di samping saya tadi Pak Gunadi. Jadi saya tidak bisa ngomong langsung menyenangkan. Tidak bisa. Saya harus berbicara masalah prosedur yang harus kita lalui," kata dia.
• Minta Jokowi Tak Bersikap Agresif, BPN: Selesaikan Tugas dengan Baik, Tak Usah Nyindir-nyindir
Membutuhkan Payung Hukum