Breaking News:

Kabar Tokoh

Komentari Puisi Sri Mulyani, Ferdinand: Puisinya Mirip 'Aku Punya Mobil Mewah, tapi Semua Utang'

Ferdinand Hutahaean komentari puisi Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait dirinya yang disebut sebagai Menteri Pencetak Utang.

Tayang:
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Astini Mega Sari
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean 

TRIBUNWOW.COM - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean komentari puisi Menteri Keuangan Sri Mulyani terkait dirinya yang disebut sebagai 'Menteri Pencetak Utang'.

Hal tersebut disampaikan Ferdinad Hutahaean melalui kicauan di akun Twitter @Ferdinand_Haean, Jumat (1/2/2019) malam.

Ferdinand menuliskan kicauannya itu sebagai tanggapan dari berita yang menyebutkan bahwa Sri Mulyani membalas pernyataan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dengan puisi dan mengunggahnya dalam akun Facebook resmi miliknya.

Sebelumnya Prabowo memberikan pernyataan, "Jangan lagi ada penyebutan Menteri Keuangan (Menkeu), melainkan diganti jadi Menteri Pencetak Utang".

Mantan Menkeu Era SBY Chatib Basri: Isu Utang Hanya Dibahas di Indonesia

Melalui kicauannya itu, Ferdinand mengibaratkan puisi Sri Mulyani dengan barang mewah yang dibeli dari hasil utang.

"Puisinya mirip begini :

AKU PUNYA MOBIL MEWAH, PUNYA RUMAH BESAR DAN MEWAH, PUNYA PERHIASAN BERLIAN MEWAH, PUNYA BAJU DAN SEPATU SENDAL BERMERK MAHAL, TAPI SEMUA UTANG..!!" tulis Ferdinand.

Kicauan Ferdinand Hutahaean di Twitter, Jumat (1/2/2019) malam.
Kicauan Ferdinand Hutahaean di Twitter, Jumat (1/2/2019) malam. (Twitter @Ferdinand_Haean)

Diberitakan sebelumnya, pernyataan Prabowo Subianto terkait sebutan 'Menteri Pencetak Utang' pada Menteri Keuangan mendapatkan tanggapan dari Menkeu Sri Mulyani.

Sebelumnya, Sri Mulyani sempat tak mau memberikan jawaban atas pernyataan Prabowo yang disampaikan saat acara Deklarasi Dukungan Alumni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (APTSI) di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Sabtu (25/1/2019) lalu.

Melalui akun Facebook miliknya, Sri Mulyani akhirnya mengunggah jawaban atas tudingan tersebut.

Ia menuliskan puisi soal kementrian yang ia pimpin tersebut.

Sri Mulyani juga menuliskan sederet pencapaian seperti menyediakan jaminan, merawat sekolah, hingga membasmi kemiskinan.

Berikut ini pernyatan lengkap dari Sri Mulyani yang dilansir oleh Facebook Sri Mulyani Indrawati, Jumat (1/2/2019).

Sempat Diam saat Dituding Prabowo Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani: Kami Bekerja Siang Malam

Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,

Kami menyelesaikan
Ribuan kilometer jalan raya, toll, jembatan
Untuk rakyat, untuk kesejahteraan
Kami menyelesaikan
Puluhan embung dan air bersih,
bagi jutaan saudara kita yang kekeringan
Puluhan ribu rumah,
untuk mereka yang memerlukan tempat berteduh

Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,

Kami bekerja menyediakan subsidi
Jutaan sambungan listrik
untuk rakyat
untuk menerangi kehidupan, hingga pelosok
Kami terus bekerja
Meringankan beban hidup
10 juta keluarga miskin
Menyediakan bantuan pangan
15 juta keluarga miskin
Menyekolahkan 20 Juta anak miskin
untuk tetap dapat belajar menjadi pintar

Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,

Kami bekerja siang malam
Menyediakan jaminan,
agar 96.8 Juta rakyat terlindungi dan tetap sehat.
Merawat Ratusan ribu sekolah dan madrasah,
agar mampu memberi bekal ilmu dan taqwa,
bagi puluhan juta anak-anak kita untuk membangun masa depannya
Kami tak pernah berhenti, agar
472 000 mahasiswa menerima beasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan
20.000 generasi muda dan dosen berkesempatan belajar
di universitas terkemuka dunia untuk jadi pemimpin harapan bangsa.
Puluhan juta petani mendapat subsidi pupuk, benih dan alat pertanian,
170.400 hektar sawah beririgasi untuk petani
Jutaan usaha kecil mikro memiliki akses modal yang murah
Jutaan penumpang kereta dan kapal yang menikmati subsidi tiket
Jutaan keluarga menikmati bahan bakar murah
Jutaan pegawai negeri, guru, prajurit, polisi, dokter, bidan, dosen hingga
peneliti mendapat gaji dan tunjangan untuk mengabdi negeri

Terus, Kami terus bekerja, agar
74.953 desa mampu membangun, membasmi kemiskinan.
8.212 kelurahan terbantu untuk melayani rakyat kebih baik
Triliunan rupiah tersedia
membantu saudara kita yang terkena bencana
membangun kembali kehidupannya

Dan masih banyak lagi yang aku mau ceritakan padamu

Agar engkau TIDAK LUPA

Karena itu adalah cerita tentang kita MEMBANGUN INDONESIA

Aku tak ingin engkau lupa itu.
sama seperti aku tak ingin engkau lupa akan sejarah negeri kita.

Aku perempuan yang memenuhi panggilan ibu pertiwi
Aku perempuan, Aku tidak surut demi kecintaanku kepada negeri,
Untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia

Aku dan tujuh puluh enam ribu jajaran Kemenkeu, adalah KAMI.

KAMI TIDAK PERNAH LELAH MENCINTAI DAN MEMBANGUN INDONESIA.

Bagaimana engkau?

#KemenkeuProfesional," tulis Sri Mulyani.

 

Sebut Pernyataan Menteri Pencetak Utang Tak Etis, Luhut: Sri Mulyani Itu Menkeu Terbaik di Dunia

Diketahui, kritikan 'Menteri Pencetak Utang' itu disampaikan Prabowo karena menurutnya situasi utang pemerintah saat ini sudah tidak wajar.

"Menurut saya, jangan disebut lagi Menteri Keuangan tapi mungkin Menteri Pencetak Utang. Bangga untuk utang, yang bayar orang lain," ujar Prabowo Subianto yang dikutip TribunWow.com dari Tribunnews.

Prabowo juga menambahkan persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan secara instan.

Ia menegaskan utang seperti penyakit dengan stadium yang lumayan parah.

"Ibarat penyakit ini stadium lumayan parah. Utang menumpuk terus," tambah Prabowo.

(TribunWow.com/Ananda Putri O/Tiffany Marantika)

Tags:
Sri Mulyani IndrawatiSri MulyaniFerdinand Hutahaean
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved