Breaking News:

Terkini Daerah

Awalnya Hanya Berniat Curi Motor, Sairun Malah Perkosa dan Bunuh Mahasiswi UIN Palembang

Fatmi Rohanayanti tewas dibunuh di kebun karet oleh Saurin Kamis (31/1/2019). Dari niat awal merampok motor, pelaku akhirnya bunuh dan perkosa korban.

Tayang:
Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Claudia Noventa
TribunWow.com/Octavia Monica P
IlustrasiKasus Pembunuhan 

TRIBUNWOW.COM - Seorang wanita bernama Fatmi Rohanayanti tewas dibunuh di kebuh karet Desa Kelekar, Gelumbang Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Kamis (31/1/2019).

Ia tewas setelah sebelumnya diperkosa dan dirampok oleh seorang pria yang belakangan diketahui bernama Sairun (40), warga Desa Suban Baru, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muaraenim.

Sairun juga ternyata masih tetangga dari Fatmi.

Dikutip TribunWow.com dari TribunSumsel.com, Sairun awalnya dicurigai menjadi pembunuh Fatmi lantaran berangkat dari kecurigaan penyidik di tempat kejadian perkara.

Di lokasi ditemukannya mayat Fatmi, Sairun beberapa kali dipanggil sebagai saksi lantaran dirinya kerap menjaga lahan tersebut.

Begini Kabar Terbaru Buron Pembunuh Anggota TNI di Martapura, OKU Timur

Dijelaskan oleh Kapolres Muaraenim, AKBP Afner Juwono, Sairun ditangkap setelah tim laboratorium forensik menemukan bercak sperma yang ada di tubuh korban.

Sperma tersebut diketahui adalah milik Sairun.

"Sebagai pembanding, ternyata hasil dari lab forensik sperma identik milik pelaku (Sairun)," kata Afner Jumat (1/2/2019).

Dipaparkan oleh Afner, Sairun memang sudah mempunyai rencana untuk merampok atau membegal sepeda motor Fatmi.

Saat itu, Fatmi sedang mengantar ibunya ke ladang.

Sairun yang sudah merencanakan aksinya itu kemudian menunggu Fatmi dengan bersembunyi.

Kronologis Perampokan, Pemerkosaan dan Pembunuhan Mahasiswi UIN Palembang hingga Pelaku Dibekuk
Sairun Diduga Pelaku Pembunuhan Mahasiswi UIN Palembang yang  Dibekuk (Foto/tribun sumsel/edison)

5 Fakta Mayat Mahasiswi UIN Palembang, Kondisi Jasad Terikat hingga Curigai Pelaku Kasus yang Sama

Tak lama setelah Fatmi kembali, ia menodong Fatmi yang berlokasi di simpang tiga.

Mendapati perlakuan dari Sairun, Fatmi tak banyak melawan, ia memilih untuk menyerahkan motornya itu kepada Saurin.

"Pelaku langsung menghentikan korban, korban pun sudah menyerahkan motor," kata Afner.

Meskipun tak melawan Sairun saat motornya diminta, Fatmi rupanya menarik penutup wajah yang digunakan oleh Sairun.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Tags:
PalembangSumatera SelatanPerkosaPembunuhanUIN Palembang
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved