Pilpres 2019
Disebut Terpilih Jadi Cawapres Jokowi untuk Meredam Isu, Maruf Amin: Mungkin tapi Bukan Satu-satunya
Ma'ruf Amin menanggapi isu dirinya mengapa dipilih pasangannya, Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, ada sejumlah pertimbangan.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
Lebih lanjut, Najwa Shihab bertanya apakah isu tersebut tidak bisa dihentikan dengan kehadiran Ma'ruf Amin di kubu Jokowi.
"Katakanlah itu bukan bagian satu-satunya, tapi Anda katakan tadi itu bagian utama. Faktanya sampai sekarang isu itu masih terus bergulir, apakah bagian utama itu saja masih tidak bisa diselesaikan dengan kehadiran Ma'ruf Amin?," tanya Najwa Shihab lagi.
"Saya kira soal isu itu, siapapun yang ditaruh di situ, lawan politik itu akan terus menggunakan sisi-sisi yang menurut mereka menguntungkan," Jawab mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.
"Nah, isu ini walaupun itu hoaks itu mereka gunakan untuk melemahkan lawan saya kira, oleh karena itu ada saya ada siapapun di situ, isu itu pasti, cuman bagaimana kita meredam, meminimalisir isu itu, supaya mereka bisa padam," ungkapnya.
• Disinggung soal Kriminalisasi Ulama, Maruf Amin: Saya dan Pak Quraish Shihab Juga Bisa Kena
Ma'ruf Amin Tanggapi isu Kriminalisasi Ulama
Najwa Shihab kemudian beralih pada pertanyaan soal isu kriminalisasi ulama yang belakangan sedang marak diperbincangkan.
Isu-isu tersebut juga kerap dilayangkan untuk paslon nomor urut 01.
"Yang anti islam, isu kriminalisasi ulama, tidak memihak umat islam?," tanya Najwa.
Menanggapi pertanyaan dari Najwa, Ma'ruf Amin menuturkan bahwa yang sebenarnya dikatakan sebagai kriminalisasi adalah wujud penegakan hukum.
"Kan sudah dijelaskan bahwa itu kan bukan kriminalisasi tetapi penegakan hukum, penegakan hukum itu harus diberlakukan kepada siapa saja."
"Indonesia negara hukum menjunjung tinggi supremasi hukum pengadilan kita juga imparsial, imparsial itu independen dan tidak berpihak oleh karena itu sebenarnya tidak ada (kriminalisasi ulama)," papar Ma'ruf.
Melanjutkan penuturannya, Ma'ruf Amin menjelaskan mengungkapkan bahwa tidak ada istilah kriminalisasi ulama.
• Maruf Amin Diminta Pilih Cak Imin atau Romahurmuziy, Jawabannya Buat Riuh Penonton Mata Najwa
Menegaskan kembali, Ma'ruf bahkan mencontohkan dirinya dan Quraish Shihab juga bisa terkena isu kriminalisasi.
"Makanya Pak Jokowi juga (bilang) kalau ada yang tidak merasa puas ya itu proses hukum bisa dilakukan melalui apa namanya pra pengadilan."
"Itu soalnya proses hukum saja, itu tidak ada (kriminalisasi ulama), kalau dikriminalisasi ulama tentu saya juga kena, Pak Quraish juga kena, kan ini tidak," ucap Ma'ruf disambut tawa penonton.