Terkini Nasional
Soal Tabloid Indonesia Barokah, Moeldoko: Siapa pun Bisa Bermain di Zaman Sekarang Ini
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko angkat bicara mengenai tabloid Indonesia Barokah yang beredar di masyarakat.
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mendorong pihak berwenang untuk mengungkap secara lugas siapa yang menjadi aktor intelektual di balik beredarnya Tabloid Indonesia Barokah.
Bahkan Moeldoko mengatakan upaya hukum bisa dilakukan jika diperlukan.
“Dalam kasus itu kita harus melihat lebih dalam siapa yang bermain, karena siapa pun bisa bermain apa saja di zaman sekarang ini,” ungkapnya ditemui di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (30/1/2019).
“Kalau memang harus diselesaikan secara hukum ya selesaikan, supaya tak menjadi fitnah yang meluas dan bisa menimbulkan friksi,” imbuh Moeldoko.
• Tabloid Indonesia Barokah Buat Ruhut Sitompul Teringat Obor Rakyat: Sampai Tak Bisa Tidur
Mengenai tudingan Tabloid Indonesia Barokah digerakkan untuk memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Moeldoko mengatakan fitnah seperti itu bisa dilakukan siapa saja.
“Ya itu saya tadi bilang zaman sekarang orang dari mana pun bisa bermain apa pun, itu termasuk strategi pertempuran,” pungkasnya.
Sebelumnya Badan Kampanye Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyatakan keberatannya atas terbitnya tabloid yang pertama kali beredar di kawasan Jawa Barat pada Desember 2018 lalu.
Mereka menyatakan tabloid itu banyak memojokkan dan menyebar fitnah kepada Prabowo-Sandi.
• Polri Tunggu Analisis Dewan Pers untuk Selidiki Tabloid Indonesia Barokah
Sejumlah pihak sudah melaporkan tabloid itu kepada Dewan Pers dan Dewan Pers menyatakan bahwa tabloid itu bukan produk jurnalistik.
Melalui penelusuran kepolisian diketahui kantor tabloid itu fiktif. (Tribunnews.com/Rizal Bomantama)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Moeldoko Dorong Pengungkapan Aktor Intelektual di Balik Tabloid Indonesia Barokah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/moeldoko_20180709_094925.jpg)