Breaking News:

Terkini Daerah

Harga Kentang dan Sayur Kol Anjlok, Petani Protes hingga Buang Sayuran ke Jalan Raya

Petani di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, ramai-ramai membuang kentang dan sayuran kol yang baru dipanen ke jalan raya.

Editor: Claudia Noventa
tribunjambi/ist
Rendahnya nilai jual kentang dan sayur kol, membuat petani di Kayu Aro, Kerinci, membuang hasil panennya 

TRIBUNWOW.COM - Petani di Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Jambi, ramai-ramai membuang kentang dan sayuran kol yang baru dipanen ke jalan raya.

Aksi itu mereka lakukan, Sabtu (26/1/2019) lalu, sebagai bentuk protes dan kekesalan mereka atas anjloknya harga kentang dan sayur kol di tingkat petani.

Bahkan, video kesesalan para petani Kayu Aro itu viral di media sosial.

Sejak diposting, Sabtu (26/1/2019) siang sudah beberapa kali dibagikan.

3 Tokoh Besar yang Disebut Menjadi Kandidat Kuat Ketum PSSI Baru Menggantikan Edy Rahmayadi

Dalam video tersebut, terlihat beberapa karung berisi kentang dibuang ke tengah jalan.

Karung dirobek dan kentang ya diinjak-injak.

Begitu juga dengan karung berisi sayur Kol juga dibuang ketengah jalan.

Kol dijempas ke jalan dan diinjak-injak.

Aksi tersebut membuat jalan Kayu Aro-Solok Selatan menjadi terganggu.

Meski tak membuat macet, namun pengendara harus ekstra hati jati saat melintas.

Informasi yang didapatkan aksi buang kentang, kol dan sayurannya itu dilakukan di Jalan Kayuaro depan BBI Sub Terminal Agribisnis.

Itu dilakukan petani di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci menyusul rendahnya harga jual petani.

Link Live Streaming Final Indonesia Masters 2019: Laga Terakhir Liliyana Natsir sebelum Pensiun

Petani di Kayu Aro, Kerinci, membuah kentang dan sayur hasil panen mereka ke jalan raya
Petani di Kayu Aro, Kerinci, membuah kentang dan sayur hasil panen mereka ke jalan raya (IST)

Aksi sebagai bentuk protes kepada pemerintah ini dilakukan para petani yang merasa dirugikan dengan harga jual yang sangat rendah.

Kentang dijual hanya Rp3 ribu perkilogramnya.

Padahal, untuk harga normal kentang, mencapai Rp6-8 ribu per kilogramnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Tags:
JambiPetanidemo
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved