Kongres PSSI
Pasca Edy Rahmayadi Mundur, Erick Thohir dan Gatot S Dewa Broto Beri Komentar
Mundurnya Edy Rahmayadi dinilai sejumlah pihak untuk memperbaiki persebakbolaan Indonesia.
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Gusti Randa mengungkapkan mundurnya Edy Rahmayadi karena faktor rangkap jabatannya sebagai gubernur Sumatera Utara dan ketua umum PSSI.
"Ada beberapa opsi, Edy Rahmayadi ingin mundur dikarenakan masalah waktu dia selaku gubernur juga dan sebagai Ketua Umum PSSI juga," jelas Gusti Randa.
"Pak Edy bukan disalahkan atau karena punya kesalahan, tapi Pak Edy atas kesadarannya dalam soal waktu dia ingin mundur," imbuh dia.
Menurutnya, Edy Rahmayadi ingin PSSI memiliki figur yang bisa memimpin setiap hari.
"Ini angle yang jangan sampai salah. Jadi seolah-olah kalau mendengar pembicaraan, Edy Rahmayadi yang disalahkan atau mempunyai kesalahan, ini tidak ada kesalahan. Tidak ada persoalan salah atau kesalahan. Edy Rahmayadi mengingat waktu dia yang sangat terbatas karena rangkap jabatan sehingga dia memilih mundur dari PSSI, itu saja," tandas Gusti Randa.
• Tanggapi Pengunduran Diri Edy Rahmayadi, Umuh Muchtar Minta Anggota PSSI Lainnya Lakukan Hal Serupa
Dengan mundurnya Edy Rahmayadi, secara otomatis jabatan Ketua Umum PSSI berpindah ke Joko Driyono yang sebelumnya menjabat wakil ketua.
Pengunduran diri Edy tak lepas dari berbagai tuntutan yang digaungkan oleh para pecinta sepak bola Tanah Air.
Baik di media sosial maupun melalui spanduk, ramai permintaan netizen supaya Edy mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI.
Sebelumnya, Edy Rahmayadi sempat mendapatkan kritik dari sejumlah pihak lantaran rangkap jabatan yang dilakukannya.
Akibatnya, masyarakat banyak yang mendesaknya untuk mundur dari jabatannya sebagai ketua umum PSSI.
Diketahui selain menjadi Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi juga merupakan Gubernur Sumatera Utara.
(TribunWow.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/erick-dan-gatot.jpg)