Terkini Daerah

Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Puting Beliung di Rancaekek, Warga Mengungsi di Aula

Pasca terjadi angin puting beliung, warga Kabupaten Rancaekek mengungsi ke beberapa tempat yang lebih aman.

Ratusan Rumah Rusak Parah Akibat Puting Beliung di Rancaekek, Warga Mengungsi di Aula
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Kerusakan rumah yang terjadi karena angin puting beliung di Rancaekek. 

TRIBUNWOW.COM - Bencana angin puting beliung mengakibatkan ratusan rumah rusak parah yang melanda Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/1/2019) pukul 15.15 WIB.

Dikutip TribunWow.com dari YouTube Kompas TV dalam acara Kompas Pagi, anggota Polsek Rancaekek dan Brimob Polda Jawa Barat dikerahkan untuk membantu korban terdapak angin puting beliung, Jumat (11/1/2019).

Pasca terjadi musibah tersebut, warga mengungsi ke sejumlah daerah seperti rumah kerabat, masjid, dan aula.

Kerusakan rumah hampir seluruhnya di bagian atap dan sebagian tembok rumah ambruk.

Selain ratusan rumah warga rusak dan pohon tumbang, puting beliung juga menyebabkan putusnya aliran listrik di Kecamatan Rancaekek.

300 Rumah Rusak, Ini Video dan Daftar Kerusakan, Korban Angin Puting Beliung Rancaekek Bandung

Kapolsek Rancaekek, Kompol Iyus Jayusman mangatakan, peristiwa ini telah mennyebabkan rusaknya atap rumah warga dan dua orang mengalami luka-luka.

"Gentingnya habis, temboknya belakang juga kena."

"Luka-luka ada 2 orang yang sementara itu lukanya tidak terlalu parah," tutur Kompol Iyus Jayusman.

Sementara itu, dikutip TribunWow.com dari pers rilis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan bahwa bencana puting beliung dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Sutopo menyebut puting beliung melanda Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat telah menyebabkan rumah penduduk rusak dan pohon tumbang.

Penyebab Puting Beliung Makin Sering Terjadi, Terakhir Buat Ratusan Rumah Rusak di Rancaekek

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved