Breaking News:

Terkini Daerah

Pihak Rumah Sakit Ungkap Kabar Terbaru Pelaku Pembunuhan Istri di Cirebon

Pihak rumah sakit yang menangani pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri di Cirebon beberapa waktu lalu mengungkap kabar terbaru.

Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Bobby Wiratama
TribunWow.com/Octavia Monica P
Ilustrasi Pembunuhan 2 

TRIBUNWOW.COM - Pihak rumah sakit mengungkap kabar terbaru terkait pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri di Cirebon beberapa waktu lalu.

Dikutip TribunWow.com dari YouTube Official iNews dalam acara Lintas iNews Siang pada Jumat (11/1/2019), Pihak Rumah Sakit Mitra Plumbon, Cirebon, Jawa Barat yang mengatakan bahwa kondisi pelaku yang bernama Arkati (48) berangsur membaik dan sudah dapat diajak berkomunikasi.

Walau begitu, Arkati masih harus menjalani serangkaian perawatan medis.

Arkati dirawat lantaran dirinya melakukan percobaan bunuh diri usai membunuh istrinya, Tsaniah (45).

Pelaku melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat lengannya menggunakan senjata tajam.

Sementara Arkati dirawat secara intensif di rumah sakit tersebut, jenazah Tsaniah masih menjalani proses otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara, Indramayu.

Mewakili pihak Rumah Sakit Mitra Plumbon, Wakil Direktur dr. Herry Septijanto mengungkap bahwa dalam tubuh Arkati masih terdapat luka-luka, namun organ dalamnya dinyatakan baik-baik saja.

Fakta Pelaku Pembunuhan Pasutri di Belitung, Ternyata Masih Saudara hingga Kabur 6 Hari

"Sekarang kondisi ya luka-luka tapi organ dalam bagus," ungkap Herry.

"Bisa (diajak komunikasi)," sambungnya saat ditanyai apakah Arkati sudah bisa diajak berkomunikasi.

Sementara itu, di kediaman korban yang berada di Desa Pekatingan, Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat masih dipasangi garis polisi.

Rumah yang ditempati bersama satu anaknya tersebut masih dalam pengawasan petugas.

Pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa saat ditemukan, mereka berdua berada di dapur dengan kondisi terlentang dan bersimbah darah.

Polisi juga mendapati informasi bahwa Arkati mengakhiri nyawa sang istri lantaran merasa cemburu terhadap istrinya yang belakangan ini dirasa sifatnya berubah.

Keduanya ditemukan pertama kali oleh anak korban yang saat itu merasa curiga lantaran mendengar cekcok yang terjadi dari dalam rumah.

Namun saat anak korban mencoba masuk, semua pintu terkunci.

Halaman 1/3
Tags:
CirebonPembunuhanpembunuhan istri di Cirebonkekerasan dalam rumah tangga (KDRT)
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved