Terkini Internasional
Wanita di Bangladesh Diperkosa Beramai-ramai di Depan Suami dan Anaknya gara-gara Coblos Oposisi
Seorang wanita yang memiliki 4 anak diperkosa beramai-ramai setelah kedapatan coblos opisisi ketika Pemilu Bangladesh.
Editor: Lailatun Niqmah
Mereka menuntut agar partai berkuasa memohon maaf atas nama para pria terduga penyerang.
"Tak terhitung berapa pemimpin dan aktivis yang terluka dalam serangan sebelum dan setelah pemungutan suara. Bahkan seorang ibu empat anak juga menjadi korban pemerkosaan beramai-ramai," kata Mirza Fakhrul Islam Alamgir dari Partai Bangladesh Nasional kepada wartawan seusai menemui perempuan tersebut.
• Bahas Kisi-kisi Debat hingga Pemaparan Visi Misi, Said Didu Pertanyakan Netralitas KPU
Para pemimpin setempat Liga Awami membantah tuduhan terhadap mereka dan para pendukung partai itu.
Namun, memutuskan mencabut keanggotaan Ruhul Amin setelah dia ditangkap.
Berkat hasil pemilu pada Desember lalu, Sheikh Hasina berhasil memperpanjang masa jabatannya sebagai perdana menteri untuk kali ketiga.
Juru bicara Partai Bangladesh Nasional (BNP) menuding ada 'ketidakwajaran' pada 221 dari 300 kursi yang diperebutkan.
Kubu oposisi juga menuntut dilangsungkannya pemilu ulang karena adanya berbagai laporan kecurangan.
Koresponden BBC menyaksikan bahwa kotak-kotak suara di sebuah TPS di Kota Chitaggong terisi kertas suara yang sudah digunakan, beberapa jam sebelum pemilu berlangsung. Petugas di TPS tersebut menolak berkomentar.
Kejanggalan lainnya, hanya saksi-saksi partai berkuasa yang ada di TPS tersebut dan beberapa TPS lainnya di kota kedua terbesar Bangladesh itu. (*)