Kabar Tokoh
Suryo Prabowo Dihina oleh Admin TNI AU, Jansen Sitindaon dan Purnawirawan TNI Buka Suara
Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon angkat bicara membela mantan Mantan Kepala Staf Umum TNI AD Letjen (Purn), Suryo Prabowo.
Penulis: Laila N
Editor: Claudia Noventa
kalau dia bs pertemukan saya dgn pimp TNI AU saya akan respon, kalau gak bs berarti dia cm admin hoax,
abaikan saja dia," tulisnya.

Twitwar Andi Arief-Airmin TNI AU
Diberitakan sebelumnya, Andi Arief dan Airmin TNI AU terlibat twitwar terkait kabar hoaks 7 kontainer surat suara tercoblos.
Andi Arief mengatakan ada 2 oknum TNI yang ikut mengecek dalam kasus hoaks 7 kontainer surat suara.
TNI AU memberikan jawaban dengan meminta Andi Arief menyebutkan siapa oknum yang dimaksudkan.
"Mohon bapak @AndiArief_ sebutkan siapa kedua anggota TNI tersebut (nama/pangkat/kesatuan). Jika mereka anggota TNI AU, laporkan kepada kami untuk diusut oleh Pomau.
Patut diingat bahwa institusi TNI & khususnya TNI AU berkomitmen untuk menjaga netralitas dalam pemilu," tulis Airmin.
• Dilaporkan oleh Andi Arief ke Polisi, Hasto Kristiyanto Tanggapi Santai
• Diminta Andi Arief untuk Bertanya pada Tembok, Begini Balasan dari TNI AU

• Suporter Bola Silaturahmi dan Curhat ke Maruf Amin, sang Cawapres Beri Jawaban
• Cerita Mahfud MD yang Sempat Dikira Dahlan Iskan: Kegantengan Pak Dahlan 2 Persen di Atas Saya
Namun, Andi Arief enggan menjawab pertanyaan tersebut.
Di akhir kicauannya, TNI AU mengatakan bahwa Andi Arief sama seperti Suryo Prabowo.
Padahal, Suryo Prabowo tidak ikut terlibat dalam perang cuitan antar keduanya.

Cuitan Andi Arief soal 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos
Andi Arief sempat menuliskan twit soal adanya berita surat suara tercoblos melalui akun Twitternya.
"Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yg sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar," tulis akun @AndiArief__, pada pukul 20.05, Rabu (2/1/2019).

Namun beberapa saat setelah cuitannya tersebut mendapatkan respon dari banyak pihak, Andi Arief mengungkapkan bahwa cuitan tersebut tidak sengaja terhapus.
Kicauannya ini pun ramai diperdebatkan.