Breaking News:

Gejolak Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Menguat, Sempat Tembus Rp 13.990 hingga Jadi Trending Twitter

Mengutip Reuters, pada Senin (7/1/2019) pukul 11.43 WIB, dollar AS sempat tercatat di level Rp 13.990.

Harian Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi - Penukaran uang dolar ke rupiah. 

TRIBUNWOW.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini makin menguat.

Hal ini lantas ramai diperbincangkan di jagad Twitter, bahkan menjadi trending teratas di Indonesia, Senin (7/1/2019) pukul 15.00 WIB.

Mengutip Reuters, pada Senin (7/1/2019) pukul 11.43 WIB, dollar AS sempat tercatat di level Rp 13.990.

Rp 13.990 pun sempat menjadi trending teratas, karena menjadi level terendah rupiah terhadap dollar AS setelah sebelumnya stagnan di level Rp 14.000an.

Suryo Prabowo Dihina oleh Admin TNI AU, Jansen Sitindaon dan Purnawirawan TNI Buka Suara

Trending Twitter 7 Januari 2019
Trending Twitter 7 Januari 2019 (Twitter)

Sayang, angka tersebut tak berlangsung lama.

Pukul 15.00 WIB, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS kembali ke angka Rp 14.070.

Namun, angka tersebut tentunya menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan pada Jumat (4/1/2019) lalu yang sebesar Rp 14.270 per dollar AS.

Mengutip Bloomberg, pada perdagangan Senin (7/1/2019), nilai tuker rupiah terhadap dollar AS dibuka pada level Rp 14.177,8.

Mengutip Kontan.co.id, Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA), David Sumual mengatakan, penguatan rupiah ini merupakan kelanjutan dari pertahanan rupiah yang sudah berlangsung sejak minggu lalu.

"Appetite investor untuk kembali masuk ke emerging market memang cukup besar," jelasnya.

Selain itu, saat ini keadaan pasar negara maju, seperti Amerika Serikat, sedang mengalami masa sulit.

Proses Evakuasi Korban Longsor Sukabumi Dihentikan di Hari ke-7 Pasca-Bencana

Hal ini tentu turut mendorong penguatan rupiah.

"Minggu lalu, terjadi shutdown pemerintahan AS, maka pelaku pasar cenderung beralih ke Asia maupun negara berkembang," terang analis Bank Panin William Hartanto.

Lebih lanjut, faktor eksternal lain yang juga memengaruhi penguatan rupiah adalah kebijakan Gubernur Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell untuk tidak menaikan suku bunga sebanyak tahun lalu.

Halaman
12
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved