Pilpres 2019
Begini Respon Jokowi dan Sandiaga Dengar Hoaks Puluhan Juta Surat Suara Pilpres 2019 Sudah Tercoblos
Joko Widodo (Jokowi) dan Sandiaga Uno menanggapi perihal kabar bohong adanya 70 juta surat suara yang sudah tercoblos.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
Untuk mengusut pelaku di balik kabar hoaks yang meresahkan ini, KPU dan Bawaslu melakukan koordinasi dengan pihak Cyber Crime Mabes Polri.
"Kita sudah laporkan ke Cyber Crime Mabes Polri, sudah berkoordinasi," ujar Arief Budiman.
Menurut Arief Budiman, pelaku penyebar hoaks ini adalah orang yang ingin mengganggu jalannya pemilu.
"Orang-orang jahat yang mengganggu dan medelegitimasi penyelenggaran Pemilu harus ditangkap, kami akan lawan itu. Pelakunya segera ditangkap," kata Arief Budiman.
• Bukan soal Surat Suara Tercoblos, Ini yang Disayangkan Pakar Komunikasi Politik di Twit Andi Arief
Polda Metro Jaya Bergerak
Dikutip dari Kompas.com, Polda Metro Jaya bergerak melakukan penyelidikan terkait kabar hoaks tersebut.
Diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, pihaknya berusaha mencari tahu penyebar pertama kabar bohong itu.
"Tentunya kami akan melakukan penyelidikan oleh tim cyber. Nanti kami akan mencari siapa yang pertama kali meng-upload, nanti siapa yang pertama dan di mana," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (3/1/2019).
Selain itu, Polres Jakarta Utara bersama KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) juga sudah memeriksa lokasi yang disebut sebagai tempat kedatangan tujuh kontainer itu dan hasilnya nihil.
"Jadi diimbau kepada masyarakat untuk arif dan untuk saring pemberitaan itu. Dicek dulu sumbernya dari mana, kemudian baru kita tahu apakah itu boleh di-share atau tidak," ujar Argo.

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)