Terkini Daerah
Dendam Ibunya Dijadikan Selingkuhan, Pria di Tegal Bunuh Tetangganya Pakai Parang
Mayat yang ditemukan di lahan kosong di belakang swalayan MC Mejasem, Tegal, Jawa Tengah pada Senin (17/12/2018) lalu ternyata korban pembunuhan.
Editor: Astini Mega Sari
TRIBUNWOW.COM - Sesosok mayat yang ditemukan di lahan kosong di belakang swalayan MC Mejasem, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada Senin (17/12/2018) lalu ternyata korban pembunuhan.
Korban bernama Sujari (50), warga Desa Kemanggungan, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal.
Tukang rumput ini dinyatakan menjadi korban pembunuhan seusai hasil visum keluar pada Jumat (21/12/2018).
Pelaku pembunuhan merupakan tetangga dekat korban yang masih satu desa, Agus Riyanto (28).
• Cerita Cynthia Wijaya saat Diterjang Tsunami, Duduk di Sebelah Dylan Sahara hingga Lari Bersama
Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto menuturkan motif pembunuhan adalah dendam pribadi.
Agus Riyanto ternyata menyimpan dendam kesumat lantaran ibunya dijadikan selingkuhan oleh korban yang telah memiliki istri.
"Ini motif dendam. Sang pelaku tidak terima ibunya jadi selingkuhan korban. Sempat kepergok juga pada tahun 2015 tapi diselesaikan oleh pihak desa. Ternyata pelaku lagi-lagi mengetahui ibunya berselingkuh dengan korban. Padahal ibu pelaku juga masih punya suami," terang Dwi di Mapolres Tegal, Selasa (25/12/2018).
Pembunuhan ini bermula saat Agus Riyanto tahu bahwa ibunya masih menjalin komunikasi dengan korban melalui telepon.
Tersangka yang dirundung emosi akhirnya menggunakan ponsel milik saudarinya untuk menghubungi Sujari dan membuat janji pada Rabu (12/12/2018).
• Viral Tiang Listrik Berdiri di Tengah Jalan di Bali, Begini Respons PLN
Ponsel saudari Agus RIyanto diketahui menjadi alat komunikasi antara ibunya dan korban.
Saat membuat janji itu, Agus Riyanto menghubungi Sujari dengan berpura-pura menjadi ibunya.
Mereka sepakat bertemu di MC Mejasem.
Saat korban sampai di tempat yang dijanjikan, Agus Riyanto mulai menguntit.
Dia kemudian menghunus parang yang sudah disiapkan dan menyerang Sujari.
"Saat korban berada dekat di lahan kosong, pelaku mengejarnya membawa parang. Korban lebih dulu kena sabet di punggung. Akhirnya dengan emosi yang meluap, pelaku menghabisi korban hingga tewas pada Rabu itu," jelas Dwi.
• Sejumlah Pakar Luar Negeri Prediksi Kemungkinan Tsunami Susulan di Selat Sunda karena Alasan Ini
Dari hasil visum, terdapat luka fatal di bagian kepala korban akibat serangan parang dari pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kapolres-tegal-akbp-dwi-agus-prianto-menjelaskan-kasus-pembunuhan-sujari.jpg)