Liga Indonesia
Persib Bandung Tekor Selama Liga 1 2018, Glenn Sugita Sebut Essien dan Komdis PSSI Jadi Penyebab
Manajemen Persib Bandung mengeluarkan dana sampai Rp 50 miliar untuk melakoni Liga 1 2018. Total pengeluaran ini membengkak di luar prediksi.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pengeluaran manajemen Persib Bandung untuk mengarungi Liga 1 2018 dipastikan mengalami pembengkakan.
Diperkirakan, manajemen harus mengeluarkan dana lebih dari Rp50 miliar pada musim ini.
Menurut Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Glen Sugita, setidaknya ada dua penyebab utama di balik membengkaknya pengeluaran Persib Bandung pada Liga 1 2018.
Pertama, Persib Bandung harus membayar sisa kontrak marquee player yang bergabung pada Liga 1 2017, yakni Michael Essien.
Penyebab kedua, sanksi denda yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI setelah pertandingan kontra Perija Jakarta pada Liga 1 2018.
• Resmi Jadi Pelatih Baru Persib Bandung, Ini Tugas Pertama Miljan Radovic
Glen Sugita mengatakan, akibat kedua hal tersebut pengeluaran tim menjadi lebih besar pada musim ini.
Terlebih pemasukan dari tiket penonton mengalami penurunan drastis akibat sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada Maung Bandung.
"Oh iya pasti lah (biaya membengkak). Tadinya (Persib Bandung) sebagai tuan rumah, sedang bagus, penonton biasanya penuh, ya harusnya ada keuntungan," ujar Glen Sugita.
"Namun (setelah dapat sanksi PSSI), kami pergi ke tempat lain seperti laga tandang, kalau tandang kan selalu keluar uang. Jadi sudah tandang, kemudian pemasukan tak ada sama-sekali," ujarnya.
• Miljan Radovic Jadi Pelatih Persib Bandung Pengganti Mario Gomez, Berikut Perjalanan Kariernya

(Dok. Persib Bandung)
Menurut Glen Sugita, apabila dikalkulasi, jumlah pengeluaran Persib Bandung selama musim lalu lebih besar daripada milik Persija Jakarta yang mengklaim menghabiskan uang sebesar Rp50 miliar.
"Wah kalau itu, kami bisa lebih ya tahun ini. Saya belum hitung tapi bisa lebih. Laporannya, belum masuk semua soalnya, tapi mungkin bisa lebih karena tahun lalu kami masih ada Michael Essien."
"Tahun lalu, masih bayarin (Michael Essien) meski tidak dimainkan hingga akhir musim. Belum ditambah cost yang kemaren kena sanksi juga tambah banyak," katanya.
Pada kompetisi Liga 1 2018, Supardi Nasir dkk sempat tampil menawan dan ikut bersaing dalam jaluar perebutan gelar juara.
Namun, seusai diganjar sanksi oleh Komdis PSSI, tim kebanggaan warga Jawa Barat ini terus mengalami tren negatif.
Hasilnya, mereka harus terdepak dari persaingan gelar juara dan hanya mampu mengakhiri Liga 1 2018 di peringkat keempat.