Agenda Presiden
Lakukan Kunjungan ke Jawa Timur, Jokowi Serahkan 2.050 Sertifikat bagi Warga 4 Kabupaten di Madura
Saat hari kedua kunjungan kerja Jokowi di Jawa Timur menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Bobby Wiratama
TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 2.050 sertifikat tanah untuk rakyat Jawa Timur yang diselenggarakan di Pendopo 2 Kantor Bupati Bangkalan, Rabu (19/12/2018).
Hal itu disampaikan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) melalui akun Instagram resminya @kemensetneg.ri, Rabu (19/12/2018).
Dilansir TribunWow.com, awalnya akun Kemensetneg menuliskan terkait penyerahan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat yang dibagikan oleh Jokowi.
Saat itu, Jokowi sedang melakukan kunjungan kerja pada hari kedua di Jawa Timur dengan membagikan 2.050 penerima sertifikat tanah yang berasal dari 4 kota atau kabupaten.
• Tanggapi Pernyataan Jokowi soal Kriminalisasi Ulama, Fahri Hamzah: Ini Membuat Presiden Turun Kelas
Kabupaten Bangkalan menerima sertifikat tanah sebanyak 1.350 orang dan Kabupaten Sampang sebanyak 300 orang.
Untuk Kota Surabaya I dan II masing-masing menerima sertifikat tanah sebanyak 200 orang.
Dari foto unggahan Kemensetneg, terlihat Jokowi sendiri yang menyerahkan sertifikatnya.
"Hari kedua kunjungan kerja di Provinsi Jawa Timur, Presiden Joko Widodo menyerahkan 2.050 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat.
Acara digelar di Pendopo 2 Kantor Bupati Bangkalan, Rabu, 19 Desember 2018.
Sebanyak 2.050 penerima sertifikat yang hadir berasal dari 4 kota/kabupaten, yaitu Kabupaten Bangkalan sebanyak 1.350 orang, Kabupaten Sampang sebanyak 300 orang, serta Kota Surabaya I dan II masing-masing sebanyak 200 orang.
Foto: BPMI - Setpres
#ProgramKerja #PemerintahBekerja #FaktaData #PartisipasiRakyat #KerjaBerdampak #Nukilan ReformasiBirokrasi #TerobosanKebijakan #KebijakanBerdampak," tulis akun Kementerian Sekretariat Negara.
Dari postingan tersebut langsung menuai banyak komentar dari warganet.
Tak sedikit dari mereka yang mengaku senang atas penyerahan sertifikat tanah itu.
• Ibu dan Paman Joko Widodo Hadir di Acara Bedah Buku Jokowi: Dari Bantaran Kalianyar ke Istana
Dikutip dari Tribunjatim.com, Jokowi memaparkan pentingnya sertifikat tak lain sebagai kepastian hukum atas tanah yang dimiliki agar tidak timbul masalah atau sengketa di kemudian hari.
Jokowi berpesan kepada seluruh peserta untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan sertifikat sebagai jaminan.
Calon Presiden Nomor Urut 02 juga meminta agar para peserta dapat menggunakan sertifikat dengan sebaik-baiknya
Tidak hanya itu, ketika menggunakan sertifikat untuk keperluan harus melalui perhitungan yang benar-benar matang.
"Tolong pinjamannya digunakan untuk modal kerja, modal usaha dan modal investasi."
"Jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang berbau kenikmatan seperti beli mobil atau motor, yang dibelikan sepeda motor atau mobil dari keuntungan usaha saja, bukan dari pinjaman," pesannya.
Jokowi juga menyarankan untuk memberikan plastik dan difotokopi terlebih dahulu supaya sertifikat tidak rusak ketika rumah bocor dan ada fotokopiannya bila yang asli hilang.
(TribunWow.com/ Atri Wahyu Mukti)