Kabah Tokoh

Mahfud MD Terpukau saat Makan di Yogyakarta, Bandingkan dengan Harga Makanan di Restoran Jakarta

Mahfud MD saat makan di warung soto bandingkan dengan harga makan di restoran Jepang di Jakarta. Beragam komentar warganet banjiri cuitannya.

Mahfud MD Terpukau saat Makan di Yogyakarta, Bandingkan dengan Harga Makanan di Restoran Jakarta
Instagram @mohmahfudmd
Mahfud MD terpukau saat makan di Yogyakarta, bandingkan dengan harga Mmkanan di restoran Jakarta. 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengaku terpukau dengan warung-warung makan di Yogyakarta.

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan melalui cuitan Twitter-nya @mohmahfudmd, Sabtu (15/12/2018).

Awalnya Mahfud MD menuliskan warung-warung makan di Yogyakarta terbilang sangat murah.

Terlihat dari unggahan fotonya, dirinya sedang berada di Soto Kadipiro yang terletak di Yogyakarta.

Dirinya juga membandingkan harga, jika makan bersama empat orang di warung dan di restoran Jepang tempat tokoh-tokoh makan, harganya bisa hingga jutaan rupiah untuk sekali santap.

"Setiap makan di warung-warung di Yogya, saya selalu terpukau karena sangat murah.

Barusan saya sarapan di Soto Kadipiro, 4 orng, lengkap, lezat, hanya habis Rp 90.000,-.

Jangan bandingkan dengan di Restoran Jepang tempat dinner tokoh-tokoh di Jakarta. Sekali santap, 4 orang, bisa hrs bayar >Rp 3.000.000,-" tulisnya.

Mahfud MD Klarifikasi soal Delay Pesawat yang Ia Tumpangi di Surabaya: Kami Tidak Menginap

Karena cuitannya itu, akun Twitter Mahfud MD dibanjiri beragam komentar dari warganet.

Bahas soal Pencitraan, Mahfud MD: Ada yang karena Keharusan, Bukan Pura-pura dan Munafik

Seperti akun @adhaniswara, "Bapak harus coba soto sapi warung biru di belakang MM UGM, cuma bayar 12.000 lengkap dengan gorengan, es teh manis, dan senyum manis penjualnya."

"90.000 inshaAllah bisa 3 hari buat keluargaku Prof. Itupun bisa santap bareng kluarga dirumah. Alhamdulillah nikmat dan bahagia lagi hehe," komentar akun @GunawanHarimur1.

"Cara hidup sederhana tidak memandang status sosial. Ada yang kaya tapi tidak hidupnya tidak kekaya-kayaan. Ada juga yang miskin tapi nafsunya kekaya-kayaan," tulis akun @jayadhi9.

"Nikmat itu tak harus mahal. Bersyukur itu yang penting atas nikmat dari Allah. Positif thinking itu perlu," tutur akun @KBarjang.

"Uangnya juga masuk ke warga kita. Maka ayo tokoh-tokoh kaya raya yuk bangkitkan ekonomi warga dengan berbelanja di warung sekitar," imbuh akun @Khalidinsingkil.

(TribunWow.com/ Atri Wahyu Mukti)

Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sumber: TribunWow.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved