Breaking News:

Kabar Tokoh

Jokowi: Bela Negara Tak Cukup dengan Berorasi dan Mengumpulkan Massa, tapi Kerja Nyata

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan ada banyak jalan untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penulis: Vintoko
Editor: Lailatun Niqmah
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Joko Widodo 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan ada banyak jalan untuk membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Jokowi melalui akun Instagramnya, @jokowi, Senin (10/12/2018).

Menurut Jokowi, bela negara tidak cukup dnegan hanya mengumpulkan massa dan berorasi saja.

"Zaman sekarang, bela negara tak cukup dengan berorasi dan mengumpulkan massa.

Bela negara harus dalam bentuk kerja nyata," tulis pernyataan dalam foto yang diunggah Jokowi.

Jokowi Bersama 20 Ribu Peserta Senam Tera Pecahkan Rekor ORI

Melalui keterangan foto, Jokowi menuliskan ada banyak jalan untuk membela negara.

Seperti dokter yang mendedikasikan diri melayani masyarakat terpencil di pulau-pulau terluar Indonesia.

Atau, kata Jokowi, seperti insinyur yang terlibat dalam kerja besar pembangunan infrastruktur yang Indonesiasentris.

"Ada banyak jalan membela negara.

Dokter yang mendedikasikan diri melayani masyarakat terpencil di pulau-pulau terluar Indonesia,

atau insinyur yang terlibat dalam kerja besar pembangunan infrastruktur yang Indonesiasentris, misalnya, membela negara dengan profesinya sebagai dokter dan insinyur," tulis Jokowi.

Video Titiek Soeharto Nyanyikan Lagu Cinta Berbahasa Mandarin untuk Prabowo Subianto: Penonton Riuh

Jokowi juga menuliskan bela negara dapat dilakukan dengan menjadi pribadi terbaik yang berkarakter, dan optimis.

"Pendeknya, bela negara dapat dilakukan dengan menjadi pribadi-pribadi terbaik yang berkarakter, optimistis, dan memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa, negara, serta rakyat Indonesia," lanjut Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi juga sempat mengingatkan bahwa membela negara bukan perkara mudah pada Jumat (7/12/2018) lalu.

Dikutip dari Kompas.com, Jokowi mengingatkan dalam membela negara itu membutuhkan aksi nyata untuk menguatkan NKRI.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi kepada para peserta Jambore Kebangsaan Bela Negara Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Tahun 2018.

"Tugas Saudara membela negara tidak mudah. Tidak cukup kumpulkan massa, tapi kerja nyata," kata Jokowi saat membuka acara jambore bela negara FKPPI di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2018).

Ucapkan Terima Kasih kepada Wartawan, Jokowi: Bagi Saya, Media Adalah Sahabat

Jokowi menegaskan, membela negara dengan kerja nyata itu bisa dilakukan dengan beragam cara, salah satunya melalui profesi.

Misalkan dokter, bisa membela negara dengan mengabdi menangani masalah kesehatan rakyat di daerah terpencil, begitu juga dengan insinyur.

Dengan latar belakang teknik sipil, kata dia, insinyur bisa merencanakan dan mengawasi proyek konstruksi.

Hotman Paris Protes Pembangunan Jalan Tol Mangkrak, Fahri Hamzah dan Ferdinand Beri Tanggapan

"Bisa jadi guru yang tanpa kenal lelah memberikan yang terbaik bagi bangsa. Juga bisa jadi pengusaha, socio preneur," tambah dia.

Jokowi meminta kader FKPPI tidak lengah dalam menjaga Pancasila.

Jangan sampai ideologi lain masuk ke Indonesia dan menggerogoti Pancasila.

"Kita harus selalu jaga Pancasila, jaga NKRI, dan memastikan nilai-nilai Pancasila terus diterapkan dalam kehidupan berbangsa kita sehari-hari. Jangan sampai ideologi impor menggeser Pancasila yang pada akhirnya mengoyak NKRI, mengoyak Merah Putih," kata dia.

Jokowi Salah Sebut Usaha Anaknya, Kaesang Pangarep Langsung Protes

Jokowi melanjutkan, perpecahan harus dihindari di tengah keragaman suku, agama, tradisi, dan bahasa.

Persatuan, kerukunan, dan persaudaraan harus terus dirawat.

"Di negara Pancasila, kepentingan negara harus diletakkan di atas kepentingan pribadi," ujar dia. (TribunWow.com/ Rekarinta Vintoko)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Presiden Joko Widodo (Jokowi)Bela NegaraTNI
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved