Breaking News:

Kabar Tokoh

Prabowo-Jokowi akan Hadir hingga Ma'ruf-Sandiaga Bakal Sepanggung Jadi Pembicara di Silaknas ICMI

Jokowi, Prabowo, Maruf Amin, dan Sandiaga Uno akan hadir di Silaknas ICMI 2018 di Lampung. Maruf-Sandiaga bahkan didapuk sebagai pembicara.

Editor: Lailatun Niqmah
Tribunnews/HO/Setpres/Rusman
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan tertutup di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (29/1/2015). Presiden Jokowi dan Prabowo mengatakan mereka bertemu dalam rangka silaturahmi yang membicarakan masalah terkini bangsa. 

Ia menambahkan, Prabowo akan menjadi pembicara pada Pleno IV tentang Demokrasi Politik dan Ekonomi yang Adil, Beradab dan Bermartabat sekitar pukul 10.00 WIB.

Topik yang sama juga menjadi panggung bersama bagi Ma'ruf dan Sandiaga pada sesi Pleno VI, Jumat
sore.

Sekretaris ICMI Lampung, Khomsahrial Romli, mengatakan, Silaknas ke-28 tersebut akan dibarengi deklarasi Ikatan Cendikiawan Muslim se-Asia Tenggara (ICMA) yang dihadiri 11 negara, termasuk Timor Leste.

Selain itu, lanjut Khomsahrial, pertemuan tahunan ICMI ini juga dihadiri 1.000 peserta dari seluruh Indonesia.

Rencananya tokoh-tokoh yang hadir yakni Jimly Asshiddiqie, Ahmad Riza Patria, Joko Widodo, BJ Habibie, Dato' Seri Anwar Ibrahim.

Tanggapi Pernyataan Prabowo soal Angka Kemiskinan, Ruhut Sitompul: Enggak Masuk Akal

Ada juga Zulkifli Hasan, Prabowo Subianto, Ma'ruf Amin, dan Sandiaga Uno.

"Selanjutnya Silaknas akan ditutup oleh M Jusuf Kalla," kata Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Raden Intan Lampung itu, Kamis.

Khomsahrial menjelaskan, ICMI memperjuangkan visi misi untuk semua umat, termasuk tokoh-tokoh cendekiawan.

Rekomendasi yang akan dihasilkan dalam Silaknas ICMI, sambung dia, antara lain seputar pembangunan demokrasi, ekonomi, kebudayaan, politik, sosial kemasyarakatan, hukum, dan lainnya.

Dewan Penasehat ICMI Orwil Lampung, Sugeng P Harianto, menambahkan, ICMI merupakan kumpulan dari para cendekiawan muslim dan dari berbagai ilmu.

"Kami memberikan sumbangan ilmu, itu yang terpenting. Tetapi yang paling penting adalah NKRI itu harga mati," kata Sugeng, Rabu.

Meski saat ini merupakan tahun politik, Sugeng menegaskan, ICMI tidak berkonsentrasi mengenai agenda politik.

"Kami tidak peduli siapa pun presidennya. Yang penting pembangunan terus berjalan. Kami harus memberikan masukan kepada calon-calon presiden dan presiden yang akan terpilih nantinya. Ini yang harus kami kerjakan," tegas Sugeng.

Sugeng juga menambahkan, terpilihnya Lampung sebagai tempat Silaknas karena banyak cendekiawan di Bumi Ruwa Jurai yang bisa memberikan sumbangsih saran dan ilmunya bagi pembangunan Indonesia.

"ICMI ini kan banyak cendekiawan, jadi harus memberikan masukan banyak-banyak. Baik itu dari ekonomi, pertanian, kehutanan dan yang paling penting adalah kesempatannya di Lampung. Kenapa di Lampung, karena Lampung juga mampu untuk ikut membangun NKRI, itu yang paling penting," tandas Sugeng.

Ferdinand Hutahaean Tertawakan Kapitra Ampera yang Mengaku Mau Bicara Mewakili Jokowi di Reuni 212

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Tags:
Prabowo-SandiagaJokowi-Maruf AminSilaknas ICMILampung
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved