Lifestyle
7 Pahlawan yang Pernah Menghiasi Google Doodle, Dewi Sartika hingga Ki Hajar Dewantara
Maria Walanda Maramis menjadi Google Doodle, pada Sabtu (1/12/2018). Pada Sabtu lalu, beliau berulang tahun yang ke-146.
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Maria Walanda Maramis menjadi Google Doodle, pada Sabtu (1/12/2018).
Nama lengkapnya adalah Maria Josephne Catherine Maramis, beliau merupakan pahlawan Nasional Indonesia.
Pada Sabtu lalu, beliau berulang tahun yang ke-146.
Menjadikan beliau sebagai Google Doodle merupakan upaya Google untuk menghormati dan memberi penghargaan bagi orang-orang yang memiliki kontribusi bagi dunia.
• Ramalan Zodiak Senin 3 Desember 2018: Leo Waspada, Cancer Kedatangan Tamu Tak Terduga
Google Doodle ditampilkan pada waktu-waktu tertentu, seperti peringatan hari besar tertentu hingga hari kelahiran tokoh yaang berjasa bagi dunia.
Tak hanya Maria Walanda Maramis, Google juga pernah menampilkan beberpa tokoh Indonesia lainnya sebagai Doodle.
Berikut adalah tokoh-tokoh Indonesia yang pernah menjadi Google Doodle.
1. Maria Walanda Maramis

Maria Walanda Maramis dikenal sebagai pahlawan yang berusaha memajukan keadaan wanita di Indonesia pada awal abad ke-20.
Maria lahir 1 Desember 1872 dan wafat tahun 1924.
Karena kontribusi dan dedikasinya, beliau diberi gelar Pahlawan Pergerakan Naasional dari pemerintah Indonesia pada 20 Mei 1969.
Pada 8 Juli 1917 Maria bersama beberapa orang mendirikan Percintaan Ibu Kepada Anak Temurunannya (PIKAT) sebagai bentuk kesadaran peran ibu dalam keluarga.
Tujuan didirikannya PIKAT adalah untuk mendidik para wanita mengenai hal-hal rumah tangga, seperti memasak, menjahit, merawat bayi, dan lain sebagainya.
2. Dewi Sartika

Dewi Sartika menjadi Google Doodle pada hari Minggu (4/12/2016) di hari ulang tahunnya yang ke-132, dilansir dari Tribun Timur.
Dewi Sartika adalah pahlawan nasional yang menjadi perintis pendidikan bagi kaum perempuan.