Reuni Akbar 212

Sebut Aksi Legenda di Dunia, Sandiaga Uno Ingin Jokowi-Prabowo Pelukan di Reuni Akbar 212 di Monas

Dikatakan Sebagai Legenda Dunia, Sandiaga Uno melontarkan harapannya agar Joko Widodo dan Prabowo Subianto berpelukan saat hadir di Reuni Akbar 212.

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Sandiaga Uno, cawapres nomor urut 2 

Ketidakpastian hadirnya Sandiaga juga diungkapkannya beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan bahwa ada tiga hal yang menjadi pertimbangannya untuk hadir atau tidak di acara besar tersebut.

Pertimbangan pertama, diungkapkan oleh Sandiaga terkait dengan izin penyelenggaraan acara dari pihak berwajib.

"Mengenai 212 sendiri, saya sudah sampaikan bahwa kita harus pastikan pemerintah dan aparat memperbolehkan," kata Sandi Rabu (21/11/2018), dikutip dari Kompas.com.

Sejumlah Tokoh Sebut Kegiatan Reuni 212 pada Desember Mendatang Tak Punya Esensi dan Tidak Relevan

Terkait perizinan, Sandiaga Uno lantas menjelaskan bahwa dirinya akan menanyakan hal tersebut kepada Gubernur DKI jakarta, Anies Baswedan.

"Nah ini yang saya pengan tanya ke Pak Anies, sampai sekarang saya belum terhubung dengan Pak Anies," tuturnya.

Hal lain yang menjadi pertimbangan Sandiaga yakni berkaitan dengan waktu.

Ia mengaku memiliki jadwal yang padat sampai dengan Desember mendatang.

"Saya musti mengecek dulu karena jadwal saya sampai Desember sudah full, kebetulan hari ini di Jakarta, mulai besok di Jawa Timur untuk 5 atau 6 hari," jelas dia.

Terakhir, Sandiaga mengaku perlu melakukan koordinasi dengan Prabowo, terkait efektivitas kehadiran mereka.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved