Hari Aids
Hari Aids Sedunia, 5 Fakta tentang HIV/AIDS, Gejala, Penularan, hingga Harapan Hidup Penderita
Fakta-fakta virus HIV/AIDS dalam rangka memperingati Hari Aids sedunia. Simak apa saja gejala dan berapa lama harapan hidup penderita HIV
Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Bobby Wiratama
Kondisi tersebut, lantas sangat kompleks dan bervariasi pada setiap penderitanya.
Aids terjadi lantaran adanya infeksi yang dialami oleh seseorang karena kerusakan sistem imun.
Seseorang yang kemudian yang masuk dalam kondisi Aids, tubuhnya tidak dapat melawan infeksi selayaknya virus influenza, pada orang normal.
Penderita Aids juga rawan terkena tuberkulosis, radang paru, jamur, dan infeksi lainnya.
Diagnosis HIV Aids sendiri tidak lantas dinyatakan sebagai lonceng kematian.
Pasalnya, orang yang terinveksi HIV bisa hidup sehat tanpa masuk pada Aids.
Namun orang yang menderita Aids sudah pasti terinfeksi virus HIV di dalam tubuhnya.
2. Penularan Virus HIV
Dilansir dari Healthline.com, seseorang dapat terinfeksi virus HIV melalui cairan tubuh seperti darah, air mani, cairan vagina, dan juga ASI.
Cara virus HIV menyebar ke sesorang bisa melalui berbagai perantara, diantaranya :
- Melalui seks terutama antara pria dan juga pria.
- Dengan bebagai jarum suntik atau barang lain untuk penggunaan narkoba.
- Dengan peralatan tato tanpa disterilkan setelah digunakan.
- Ibu hamil kepada anaknya.
- Melalui ASI.
- Melalui 'pra-mastikasi' yakni mengunyah makanan bayi sebelum akhirnya diberikan kepada mereka.
- Melalui transfusi darah atau transplantasi organ dan juga jaringan.
• Penampilan The Sacred Riana di SCTV Award Buat Marshanda hingga Ersya Aurelia Merasa Ketakutan
Sedangkan HIV tidak dapat menyebar atau menular melalui :
- Kontak antara kulit ke kulit
- Memeluk, berjabat tangan atau berciuman
- Berbagai makanan dan minuman
- Air mata atau keringat
- Berbagi toilet atau handuk
- Gigitan nyamuk atau serangga.
Namun dari semua metode penularan tersebut, jika memang penderita yang terinfeksi HIV sedang dalam tahapan terapi atau mempunyai indikasi yang kemudian tidak terdeteksi, tidak mengkin untuk menularkannya kepada orang lain.
3. Penyebab HIV/AIDS
HIV merupakan virus yang pertama kali diketahui menginfeksi seekor simpanse di Afrika.
Diduga virus tersebut menyebar ke manusia ketika manusia mengkonsumsi daging simpanse yang terinfeksi virus.