Breaking News:

Kaleidoskop 2018

8 Peristiwa Ledakan Bom Selama Tahun 2018, Akibatkan Sejumlah Korban Tewas

Tercatat sebanyak 8 bom meledak di sejumlah titik di Indonesia pada tahun 2018 baik aksi terorisme maupun serangan.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Bobby Wiratama
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Bom di Surabaya #Hashtag 

TRIBUNWOW.COM - Tercatat sebanyak 8 bom meledak di sejumlah titik di Indonesia pada tahun 2018 yang merupakan aksi terorisme maupun serangan.

Rentetan bom juga terjadi di kota yang sama seperti bom Surabaya yang diledakkan dalam waktu hampir bersamaan.

Jelang berakhirnya tahun 2018, TribunWow.com telah merangkum 8 peristiwa bom di Indonesia yang mengakibatkan jatuhnya korban.

Kesaksian Satpam Gereja saat Menarik Tangan Anak Pelaku Bom Surabaya, Sorot Matanya Terlihat Takut

1. Bom Rakitan Mako Brimob

Pada kericuhan yang terjadi di Mako Brimob, Jawa Barat pada 10 Mei 2018 terdapat ledakan bom yang terdengar dari dalam Mako.

Aksi tersebut merupakan tindakan sterilisasi pihak kepolisian yang mengamankan bom rakitan yang telah dirakit para tahanan Mako.

"Itu adalah proses sterilisasi. Ternyata mereka selama 40 jam melakukan penyanderaan juga melakukan kegiatan perakitan bom. Dan itu kami ledakan adalah hasil bom sudah dirakit," ujar Wakapolri Komjen Pol Syafruddin di Mako Brimob, Kamis (10/5/2018) kepada Tribunnews.

Ledakan tersebut memang tidak menimbulkan korban, namun aksi penyanderaan yang dilakukan para napi di Mako Brimob setidaknya menewaskan 6 orang.

Dilansir dari Warta Kota, lima dari enam orang tersebut merupakan anggota kepolisian.

Sementara satu orang lainnya berasal dari napi terorisme.

Bule Jerman Ikuti Barelang Marathon 2018 demi Mengenal Batam Lebih Jauh

 

 

2. Bom Bunuh Diri Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela

Rentetan bom yang terjadi di gereja Surabaya dimulai dari bom bunuh diri yang dilakukan pada pukul 07.15 WIB, pada 13 Mei 2018.

Dari penyelidikan, dua orang pelaku meninggal dunia.

Dikutip dari Harian Surya, satu orang jemaat gereja yang berumur 11 tahun menunggal dunia, sementara 15 orang lainnya luka-luka.

3. Bom Mobil Gereja Pantekosta Surabaya

Di hari yang sama dengan Gereja Santa Maria, ledakan bom juga terjadi di Gereja Pantekosta Surabaya sekitar pukul 07.45 WIB.

Bom tersebut dibawa pelaku dengan menggunakan mobil yang menabrakkan ke pagar gereja.

Pelaku bernama Dita Soepriyanto yang merupakan pentolan dariJamaah Ansarud Daulah (JAD) Jawa Timur meninggal di tempat.

Dikutip dari Harian Surya, korban yang berasal dari jemaat berjumlah 5 orang.

Serta 7 orang lainnya mengalami luka-luka ringan hingga berat.

Fakta Istri Tewas Dilempar Bom oleh Suami, Keterangan Saksi hingga Motif Pelaku

 

4. Bom Bunuh Diri di Gereja Kristen Indonesia (GKI)

Bom GKI merupakan rentetan bom terakhir yang meledak di Hari Minggu (13/05/2018).

Pelaku bom GKI diketahui merupakan seorang ibu yang membawa dua anaknya.

Dikutip dari Tribunnews, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB saat mereka mencoba masuk ke area gereja.

Satpam yang berjaga mencoba menghalangi mereka dan tak lama terjadi ledakan di area parkir.

Lima menit berselang, terjadi ledakan kedua yang tidak jauh dari lokasi ledakan pertama.

Atas bom GKI tersebut, tiga orang bom bunuh diri meninggal di tempat, sementara 7 orang lainnya luka-luka.

Menkumham Yasonna Laoly Rekam Langsung Aksi Teror di Australia, Pelaku Akhirnya Ditembak Polisi

5. Bom Rusunawa Wonocolo

Bom di dalam rumah daerah Wonocolo terjadi sekitar pukul 21.20 WIB, Senin (14/05/2018).

Dikutip dari Kompas.com, Kepala Bidang Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera mengatakan ada 2 orang yang tewas akibat ledakan tersebut.

Sementara satu orang lainnya ditembak mati polisi karena telihat memegang alat pemicu bom.

Selain menimbulkan korban jiwa, ada tiga orang lainnya yang mendapatkan korban luka-luka.

Ketiga anak tersebut merupakan anak dari pelaku yang sama-sama tinggal di rumah tersebut.

6. Bom Polrestabes Surabaya

Setelah bom gereja, aksi pengeboman kembali terjadi di Polrestabes Surabaya pada Senin (14/05/2018).

Melalui tayangan Kompas TV, Kepala Bidang Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera mengatakan bom yang meledak merupakan bom kendaraan bermotor.

Bom tersebut meledak di pintu masuk Polrestabes Surabaya.

Diketahui melalui rekaman CCTV, terlihat empat pelaku yang mengendarai sepeda motor meledakkan bom di atas motor.

Dari aksi tersebut, 10 orang menjadi korban, tidak termasuk pelaku.

Empat orang merupakan anggota kepolisian sementara enam lainnya merupakan warga yang tengah beraktifitas di sekitar Polrestabes.

Mahfud MD Bawa Pesan dari Mantan Teroris Ali Fauzi Mazi soal Intoleran

7. Terorisme di Mapolda Riau

Mapolda Riau mendapat serangan terorisme pada Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 09.00 WIB.

Serangan tersebut berasal dari mobil yang menabrak pagar markas Polda.

"Diduga di mobil yang masih terparkir di halaman Mapolda Riau itu ada bom. Tim Gegana sudah turun," ujar Doddy Vladimir, wartawan Tribunpekanbaru.com yang berada di lokasi kejadian.

Atas serangan terorisme tersebut, dilaporkan satu orang polisi terkena luka bacok dan satu jurnalis terluka.

8. Bom Pasuruan

Ledakan terjadi di Bangil, Pasuruan Jawa Timur pada Jumat (5/7/2018).

Namun, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyebut ledakan tersebut bukan merupakan aksi teror.

"Meledaknya bom ini karena sedang dimain-mainkan oleh anaknya. Anaknya masih kecil, balita," kata Tito di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, Jumat (5/7/2018).

Akibat ledakan bom tersebut, anak dari terduga pemilik bom mengalami luka-luka.

Sementara ayahnya melarikan diri.

"Jadi ini peristiwa bom meledak sendiri, bukan serangan teror. Jenis bomnya jangan dibesar-besarkan, ini low eksplosif seperti bahan mercon yang sering digunakan untuk bom ikan," kata dia.

Ruhut Sitompul Desak Polri Ungkap Kasus Pelemparan Bom Molotov di Rumah Mardani Ali Sera

 

 

(TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Bom Gereja SurabayaMako BrimobDita SoepriyantoJamaah Ansharut Daulah (JAD)Terorisme
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved