Kabar Tokoh
Edy Rahmayadi Sempat Minta Mundur dari Ketum PSSI hingga Beberapa Kali
Anggota Komisi Eksekutif PSSI, Edy Rachmayadi beberapa kali mengungkapkan ingin mundur dari Ketum PSSI
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Sementara itu, anggota Exco yang lain Gusti Randa mengatakan, Ketua Umum PSSI bisa dikatakan harus mundur kalau melakukan kesalahan konstitusi, yakni statuta.
Melansir dari KBBI, statuta adalah anggaran dasar suatu organisasi atau dalam hal ini pedoman dasar penyelenggaraan kegiatan.
Tetapi terkait blunder Pak Edy, seperti beberapa kata-katanya yang viral bukan merupakan suatu pelanggaran konstitusi PSSI.
• Kinerjanya Dikritik, PSSI Balas dengan Cuitan di Twitter soal Hasil Kerja
"Tapi kalau misalnya blunder Pak Edy, ngomong wartawan harus baik, apa urusannya anda tanya saya, macem-macem lah yang di meme viral, itu bukan konstitusi sepak bola," ungkap Gusti
Selain itu, Gusti Randa juga mengakui terdapat masalah kehadiran, namun organisasi tetap berjalan.
Dia pun menambahkan, jangan ada sampai momen dari Exco untuk melurus-luruskan statement Pak Edy.
Tonton videonya di bawah ini.
Sebelumnya, masyarakat Indonesia menyuarakan agar Edy Rahmayadi mundur dari jabatan Ketum PSSI.
Bahkan, saat pertandingan terakhir Indonesia di piala AFF 2018 melawan Filipina, di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (25/11/2018), suporter timnas sempat menyuarakan Edy Out.
Timnas Indonesia dinilai gagal dalam semua ajang event tahun ini, karena Edy Rahmayadi tidak fokus menjadi Ketum PSSI.
(TribunWow.com/Mariah Gipty)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ketua-umum-pssi-edy-rahmayadi-pada-acara-kerja-sama-pssi-bri-rabu-182018_20181023_204744.jpg)