Kabar Tokoh
Sudjiwo Tedjo Minta Pendukung 02 Jangan Beli Buku Barunya
Alih-alih mempromosikan buku terbarunya, Sudjiwo Tedjo justru melarang pendukung 02 untuk tidak membeli bukunya.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Budayawan dan penulis buku Sudjiwo Tedjo memberikan sebuah saran unik bagi pembeli buku barunya.
Alih-alih mempromosikan karya terbarunya tersebut, Sudjiwo Tedjo justru melarang orang yang disebut 'pendukung 02' untuk membeli bukunya.
Hal tersebut dikemukakan Sudjiwo Tedjo melalui Twitter miliknya, @Sudjiwotedjo, Senin (19/11/2018).
Ia tidak menyarankan pendukung 02 karena berkaitan dengan daya beli masyarakat yang dianggap menurun.
Namun, ia tidak secara terang-terangan apa yang dimaksud pendukung dari 02 tersebut.
"Pendukung 02 jangan beli buku terbaruku tentang bangkitnya Sabdo Palon (Majapahit) dan Budak Angon (Pajajaran) ini kalau ingin tambah meyakinkan bahwa daya beli masyarakat menurun, krn biasanya buku2ku laris manis," tulis Sudjiwo Tedjo.
• Sudjiwo Tejo: Siapa Pemenang Pilpres 2019 Suda Ada
Sebelumnya, lewat bukunya tersebut, Sudjiwo juga mengaitkan soal pemilihan presiden (pilpres) yang akan berlangsung pada tahun 2019.
Dalam unggahannya, terlihat sampul buku yang disimbolkan dengan mbok jamu, atau pedagang jamu wanita yang bersanggul dan menggendong jamu dengan selendang ungu.
Sementara di belakang Mbok Jamu tersebut ada dua orang lelaki yag melihat dari kejauhan mbok jamu itu.
"Ramalanku siapa pemenang Pilpres 2019 ada di dongeng simbolis ttg Mbok Jamu yang bagai Roro Mendut di buku baruku ini #SabdoCintaAngonKasih .
Alkisah Sabdo Palon dr Mahajapit dan Budak Angon dr Pajajaran bangkit.
Mereka, dgn cinta, menjadikan Mbok Jamu sbg penentu Raja terpilih," tulis Sudjiwo Tedjo.
• Sudjiwo Tedjo soal Pidato Tampang Boyolali Prabowo: Dulu Kita Nggak Sensitif, Kenapa Jadi Sensitif
Sementara itu, melalui sinopsis yang ada di buku tersebut, Mbok Jamu merupakan sumber kebahagiaan bagi orang-orang yang datang membeli dagangannya.
Banyak yang meyakini bahwa Mbok Jamu bukan perempuan biasa karena dirinya adalah putri raja yang menitis ke raga rakyat biasa.
"Meski terlihat tak berkuasa, ia mampu menjadi penentu kemenangan dalam kompetisi pilpres tahun kapan pun," tulis Sudjiwo Tedjo dalam sinopsis bukunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/sudjiwo-tedjo_20180424_092254.jpg)